HeadlineRagam

Warga Lamteumen Barat Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah Warga di Krueng Barona Jaya

×

Warga Lamteumen Barat Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah Warga di Krueng Barona Jaya

Share this article

*Kapolsek: “Korban memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi.”

Petugas Polsek Krueng Barona Jaya bersama warga mengevakuasi jasad SM (51), warga Lamteumen Barat, yang ditemukan meninggal dunia di salah satu rumah warga di Gampong Lamgapang, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Sabtu (18/10/2025) sore. Foto: Humas Polresta Banda Aceh.

Banda Aceh – Seorang warga Gampong Lamteumen Barat, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, bernama SM (51) ditemukan meninggal dunia di salah satu rumah milik warga di Gampong Lamgapang, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, pada Sabtu (18/10/2025) sore.

Diketahui, korban sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono, melalui Kapolsek Krueng Barona Jaya AKP Winarto, membenarkan penemuan jasad seorang laki-laki di lokasi tersebut.

“Benar, korban SM ditemukan tergeletak di dalam rumah yang sedang dibangun bersama rekan-rekannya, Sabtu sore,” ujar AKP Winarto.

Menurut keterangan saksi, Nur Habibi dan Muhammad Isa, korban terakhir terlihat sedang mengaduk semen untuk pemasangan keramik di kamar utama. Biasanya, saat waktu istirahat, mereka berkumpul minum kopi dan berbincang, namun pada hari kejadian korban tidak tampak.

“Ketika saksi mencoba mencari korban, mereka menemukan SM sudah tergeletak di lantai, dengan darah keluar dari hidung, di samping rumah yang sedang dibangun,” tambah Kapolsek, yang juga mantan Wakasatreskrim Polresta Banda Aceh itu.

Setelah melihat kondisi korban, para saksi langsung melaporkan kejadian ke Polsek Krueng Barona Jaya.

Kapolsek kemudian berkoordinasi dengan pihak keluarga. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi, dan mereka menyatakan tidak keberatan atas kejadian tersebut serta tidak meminta visum.

“Jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan fardhu kifayah,” tutup AKP Winarto.(*)