ACEH BARAT – Longsor terjadi di Gampong Pasi Aceh, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, pada Minggu (24/11) sekitar pukul 15.10 WIB. Insiden ini mengakibatkan seorang petani, Abdurrani (57 tahun), meninggal dunia setelah tertimbun runtuhan tebing setinggi 15 meter.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Said Wahyu, menyebutkan bahwa longsor terjadi secara mendadak saat Abdurrani bekerja di tambang milik keluarganya bersama tiga rekannya.
“Korban bersama tiga rekannya sedang bekerja di tambang keluarga saat kejadian. Tiba-tiba tebing longsor dan menimbun korban,” jelas Said Wahyu.
Setelah menerima laporan, BPBD Aceh Barat segera mengirimkan tim gabungan untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban. Proses ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Aceh Barat, Regu I Pos Woyla, Koramil Woyla, Polsek Woyla, Relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), serta masyarakat setempat.
Jenazah Abdurrani ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Said Wahyu mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana seperti area tambang dan perbukitan agar lebih berhati-hati, terutama pada kondisi cuaca yang tidak stabil.
“Langkah antisipasi sangat penting. Kami mengimbau warga untuk selalu waspada dan segera melaporkan jika ada potensi bencana,” tambahnya.
Insiden ini menyoroti pentingnya keselamatan kerja, khususnya di wilayah rawan longsor. Pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan memberikan edukasi terkait mitigasi bencana guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Kejadian ini menjadi pengingat akan perlunya kesiapsiagaan dan kerja sama semua pihak untuk meminimalkan risiko bencana, terutama di kawasan dengan potensi bahaya alam tinggi. (*)













