Aceh Barat – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyelenggarakan Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 10 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (24/10/2024). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Aceh, sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaksanaan program tersebut.
Penjabat Bupati Aceh Barat, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Barat, Nyak Na, SE, M.Ec.Dev, menyampaikan sambutan dan menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan melalui program ini.
“Program ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat kepemimpinan pembelajaran bagi guru, sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 26 Tahun 2022 tentang Pendidikan Guru Penggerak,” kata Nyak Na.
Ia menjelaskan bahwa Program Guru Penggerak (PGP) merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar. Program ini bertujuan mewujudkan profil Pelajar Pancasila, yakni pelajar yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri, kreatif, bernalar kritis, bergotong royong, dan berwawasan global.
Nyak Na menambahkan bahwa Guru Penggerak diharapkan menjadi pemimpin komunitas belajar di sekolah dan wilayah mereka. “Mereka harus berbagi praktik terbaik dengan rekan sejawat serta mendorong kolaborasi antara guru, siswa, dan pemangku kepentingan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Guru Penggerak diharapkan mampu membawa transformasi positif bagi dunia pendidikan di masa depan. “Kami berharap calon Guru Penggerak Angkatan 10 dapat mengimplementasikan praktik pembelajaran yang inovatif dan menjadi agen perubahan di Aceh Barat,” tambahnya.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemkab Aceh Barat dalam mendukung pengembangan kompetensi guru dan menciptakan pendidikan yang berkualitas. Dengan adanya Guru Penggerak, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang lebih kolaboratif dan inovatif, sejalan dengan tuntutan perkembangan zaman.
Lokakarya ini diakhiri dengan peninjauan karya peserta PGP sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian dan kontribusi mereka dalam pendidikan.(*)













