BANDA ACEH – Sebanyak 93 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Aceh mengikuti Pelatihan Instruktur Senam Discorobic Indonesia Tingkat Provinsi Aceh 2026 yang digelar di Seramoe Angkat Besi, Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (18/7/2026).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, T. Banta Nuzullah, S.Pd., yang diwakili Sekretaris KORMI Aceh, Cut Risna Arita, S.Pd., M.Pd., mengatakan senam merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang berperan penting dalam meningkatkan kebugaran jasmani masyarakat.
Menurutnya, Senam Discorobic Indonesia hadir sebagai inovasi olahraga yang memadukan unsur gerak, musik, dan keceriaan sehingga mampu menarik minat masyarakat dari berbagai kelompok usia untuk menjalani gaya hidup yang lebih aktif dan sehat.
“Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga mengapresiasi serta menyambut baik terselenggaranya pelatihan ini. Kegiatan seperti ini sejalan dengan program pemerintah dalam membudayakan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh semangat, disiplin, dan kesungguhan.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menimba ilmu, meningkatkan keterampilan, serta memperluas wawasan dari para instruktur dan narasumber yang berpengalaman,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Pirak Sibayak Ketaren, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas prestasi dua utusan Aceh, Hendra dan Imam, yang berhasil meraih predikat peserta terbaik nasional pada Pelatihan Instruktur Senam Discorobic Indonesia Tingkat Nasional di Jakarta.
Menurutnya, pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti 93 peserta yang berasal dari Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Tengah, Simeulue, dan Aceh Tenggara. Kegiatan menghadirkan instruktur berpengalaman dari Happy Role Management.
“Pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan membentuk kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi serta memperkuat jaringan antarinstruktur dan peserta dari seluruh Aceh,” kata Pirak.(*)












