Beranda Daerah 277 Mustahik Teken Ikrar Bantuan Usaha Dana Zakat dan Infaq Baitul Mal

277 Mustahik Teken Ikrar Bantuan Usaha Dana Zakat dan Infaq Baitul Mal

Pelaku Usaha Mikro dan Ultra Mikro Aceh Besar antri untuk teken ikrar sebagai mustahik penerima bantuan usaha dari dana Zakat dan Infaq Baitul Mal Aceh Besar di Mal Pelayanan Publik, Lambaro, Ingin Jaya, Kamis (28/12/2023). FOTO/MC ACEH BESAR

Kota Jantho – Sebanyak 227 Pelaku Usaha Mikro dan Ultra Mikro Aceh Besar melakukan penandatanganan ikrar mustahik penerima bantuan usaha dari dana Zakat dan Infaq Baitul Mal Aceh Besar di Mall Pelayanan Publik (MPP), Lambaro, Ingin Jaya, Kamis (28/12/2023).

Komisioner Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar Ilham Hidayatullah Lc MA mengatakan penandatanganan ikrar merupakan syarat administrasi sebelum penyaluran bantuan dilaksanakan.

“Harapannya sesuai dengn isi ikrar tersebut, supaya mustahik paham betul bahwa dana yang diterima nanti yang bersumber dari dana zakat atau infak, merupakan amanah masyarakat Aceh Besar melalui Baitul Mal Aceh Besar,” katanya.

Ilham melanjutkan dana zakat dan infak yang diterima mustahik juga tidak boleh dipergunakan untuk hal maksiat, namun harus dipergunakan untuk kepentingan usaha sebagaimana telah diajukan sesuai permohonan sebelumnya oleh penerima manfaat.

“Dana dari zakat dan infak ini akan diterima mustahik, tidak boleh dipergunakan untuk hal maksiat, namun harus dipergunakan untuk kepentingan usahanya, sebagaimana diajukan dalam permohonan penetima manfaat,” harapnya.

Ia juga mengemukakan target pemberian bantuan merupakan usaha mikro dan ultra mikro dengan jumlah bantuan berbeda sesuai dengan usaha dan kebutuhan usaha tersebut pada saat pengajuan serta hasil verifikasi dilapangan yang dilakukan tim Baitul Mal Aceh Besar.

“Jumlah yang dibantu berbeda sesuai dengan jenis usaha dan kebutuhannya, sebelumnya juga dilakukan verifikasi oleh tim BMK, dengan harapan penerima manfaat mau berdoa untuk kebaikan muzakki dan munfik agar diberikan keberkahan dalam harta mereka,” ucapnya.

Sementara itu, Ema salah seorang pelaku usaha yang ikut menandatangani ikrar tersebut mengaku bersyukur telah dipanggil oleh Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar.

“Sebelumnya saya ajukan permohonan, kemudian ditinjau ketempat usaha, dan alhamdulillah hari ini dipanggil untuk teken ikrar,” ujarnya.

Ia berharap berapapun bantuan yang diberikan akan dipergunakan untuk penambahan modal usaha dan pengembangan usahanya.

“Insya Allah bantuan yang diberikan nanti akan saya manfaatkan untuk tambahan modal usaha dan hal hal lain yang mendukung pengembangan usaha,” demikian Ema. (*)