Beranda Headline Dinsos Aceh Besar Gelar Rakor Keluarga Harapan Tahun 2023

Dinsos Aceh Besar Gelar Rakor Keluarga Harapan Tahun 2023

Pj Ketua TP-PKK Aceh Besar, Cut Rezky Handayani, SIP MM memberikan materi dalam acara Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Aula Kantor Dinsos Aceh Besar, Senin (2/10/2023). FOTO/MC ACEH BESAR

Kota Jantho – Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar mengelar Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2023, dalam rangka penguatan kinerja pendamping PKH. Kegiatan itu berlangsung di Aula Dinas Sosial Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (2/10/2023).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Aceh Besar yang diwakili Sekertaris Dinsos Aceh Besar Aulia Rahman SSTP MSi menyampaikan, tujuan kegiatan itu salah satunya adalah untuk mengevaluasi kinerja dari pendamping PKH yang ada di lapangan di tahun 2023.

Selain itu, selain itu juga untuk menyampaikan informasi-informasi terbaru mengenai update data atau kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. “Dan kami juga mengenalkan kepada pendamping PKH untuk tetap melakukan monitoring dan mengevaluasi terhadap kinerja program yang dibebankan kepada masing-masing pendamping PKH di wilayah kerja mereka,” katanya.

Ia menyebutkan, untuk jumlah penerima PKH di Kabupaten Aceh Besar saat ini berjumlah 14,984 KPM Dan masing-masing KPM mendapatkan bantuan yang ditransfer langsung ke rekenening melalui PT Pos Indonesia. “Bantuan tersebut berupa uang dan tergantung masing-masing komponen, karena untuk PKH sendiri ada komponen ibu hamil, balita, anak SD, anak SMP, anak SMA serta lansia,” sebut Aulia Rahman.

Oleh karena itu, rakor tersebut dilaksanakan untuk memperkuat kinerja dari pendamping-pendamping PKH di lapangan untuk menyukseskan program. “Karena peran dari Dinas Sosial Aceh Besar, untuk menguatkan kapasitas mereka dan memastikan program keluarga harapan ini berjalan lancar,” tandas Aulia.

Ia berharap, kepada seluruh peserta pendamping untuk dapat mengikuti rakor dengan baik, apalagi materi yang disampaikan harus disimak dengan sebaik mungkin. Karena ini nantinya akan berdampak pada pelaksanaan kegiatan sebagai pendamping program dilapangan.

“Karena, ketika pendamping terlambat dalam mengeksikusi permasalahan dilapangan, maka akan berdampak kepada KPM, sehingga menyebabkan kegagalan pada saat menyalurkan bantuan dan triwulan selanjutnya ketika kita salurkan bantuan akan diblokir, maka yang sayang masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Perlindungan dan jaminan Sosial Aceh Besar Munawar SKM, MSi mengatakan, pelaksanaan rapat koordinasi program keluarga harapan berlangsung selama 1 satu hari dan diikuti sebanyak 131 pendamping. “Para peserta ini terdiri dari 125 orang pendamping PKH dan 6 orang dari unsur pejuang data SIKS-NG,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dasar pelaksanaan Rakor sosialisasi program keluarga harapan (PKH) untuk memberikan pemahaman kepada pendamping yang bahwa program PKH ini mampu memutuskan mata rantai kemiskinan antar generasi. “Sehingga kita dapat mengetahui, tingkat keberhasilan, permasalah dan pemecahan masalah terhadap kerja pendamping PKH dilapangan,” ujarnya.

Adapun pemateri pada Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2023, selain dari Dinsos Aceh Besar juga ada Pj Ketua TP-PKK Aceh Besar, Cut Rezky Handayani, SIP MM, Disdukcapil Aceh Besar.(*)