Beranda Ekonomi Giliran Warga Baet Baitussalam Serbu Pangan Murah

Giliran Warga Baet Baitussalam Serbu Pangan Murah

Masyarakat berbelanja di pangan murah yang dilaksanakan di Halaman Pasar Mitra Pangan Aceh, Gampong Baet, Kecamatan Baitussalam, Jumat (17/3/2023). Foto: MC ACEH BESAR.

* Digelar Pemkab Aceh Besar dan Dinas Pangan Aceh

Aceh Besar – Giliran warga Gampong Baet Kecamatan Baitussalam serbu Gelar Pangan Murah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Pangan Aceh Besar, bekerja sama dengan Dinas Pangan Provinsi Aceh dan Perum Bulog Provinsi Aceh. Kegiatan transaksi Pangan Murah itu benar benar dinantikan warga.
Buktinya, sejak pukul 07.00 WIB warga Baet sudah berdatangan di Pasar Mitra Pangan Aceh, Gampong Baet, Kecamatan Baitussalam, Jumat (17/3/2023).

Gelaran pangan murah itu dalam upaya menekan laju inflasi dan meningkatkan daya beli masyarakat menjelang bulan suci ramadhan 1444 H. Karena lokasi pasar murah berada di pinggir jalan , para pembeli tidak hanya masyarakat Gampong Baet, namun juga masyarakat gampong tetanga yang melintas. Event yang dibludaki warga itu berakhir sekira pukul 11.30 WIB, seiring habisnya paket belanja yang dijual.

Turut hadir Kadis Pangan Aceh Drs Surya Rayendra, Kadis Pangan Aceh Besar Ir Fuadi Akhmad, Perwakilan Bulog Aceh, Kabag Ekonomi dan SDM Setdakab Aceh Besar Drs Sunardi SE, Camat Baitussalam M Kamil Zuhri SSTP MSi, Unsur Forkopimcam Baitussalam, dan perangkat Gampong Baet.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, yang diwakili Kepala Dinas Pangan Aceh Besar, Ir. Fuadi Akhmad mengatakan, pangan murah tersebut sebagai langkah konkrit pemerintah meringankan beban masyarakat dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) yaitu ramadhan yang tinggal menghitung hari. “Kita ingin masyarakat Aceh Besar saat Ramadhan memiliki kebutuhan pokok yang cukup untuk memenuhi nutrisi saat berpuasa, tidak hanya itu, pangan murah menjadi program rutin pemerintah untuk menekan laju inflasi daerah,” katanya.

Ia menuturkan, berbeda dengan hari kemarin, dalam gelaran pangan murah hari ini, penyelenggara menyediakan beras ukuran 10 Kg yang dibanderol dengan harga Rp 90.000 rupiah, harga tersebut jauh lebih murah dari harga pasaran. “Beras 10 Kg kita banderol Rp 90 ribu dan ini beras premium, tentu saja ini untuk membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum bersahabat,” tuturnya.

Fuadi juga menambahkan, khusus di hari ini pangan murah juga menyediakan bawang merah dan cabai. “Jadi, untuk hari ini item kebutuhan pokok masyarakat kita tambahkan dengan cabai dan bawang, karena keduanya juga bahan pangan yang dibutuhkan masyarakat,” ucap Fuadi.

Senada dengan Kadis Pangan Aceh Besar, Plt Kadis Pangan Aceh, Drs Surya Rayendra mengatakan, item tambahan itu juga dibanderol dengan harga murah. “Untuk bawang setengah kilo harganya, Rp 14.000 , sedangkan cabai merah setengah kilo harganya Rp 12.000,” sebutnya.

Surya Rayendra yang juga pernah menjabat Kepala Bappeda Aceh Besar itu menjelaskan, jika gelaran pangan murah ini dalam rangka pengendalian inflasi yang terjadi di Aceh yang secara Nasional juga menindaklanjuti instruksi dari Presiden untuk pengendalian inflasi di daerah.
“Harapannya adalah, kegiatan ini dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang wajib ada saat bulan Ramadhan, kegiatan ini juga dilaksanakan pada beberapa tempat, selain di Aceh Besar juga ada di Kota Banda Aceh dan beberapa kabupaten dan kota di Aceh,” ungkapnya.

Sementara itu, Manajer Bisnis Perum Bulog, Nurul Iranda Sari yang hadir dalam pangan murah juga mengatakan, pihaknya sebagai penyuplai bahan kebutuhan pokok di kegiatan pangan murah itu terus mendorong upaya pemerintah dalam mengatasi inflasi.
Menurutnya, barang kebutuhan pokok tersebut merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
“Ini kan bahan kebutuhan pokok mendasar yang dicari masyarakat, jadi jelas, jika program ini merupakan program bantuan masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok keluarga, meskipun dalam kondisi inflasi, kebutuhan pokok masyarakat harus tetap terpenuhi,” katanya.

Ia menjelaskan, beras premium yang disediakan dalam pangan murah juga dijual bebas di pasaran, untuk beras premium tersebut bisa didapatkan di retail-retail yang ada. “Jika ada masyarakat yang ingin membeli, beras premium itu tersedia di Indomaret dan retail lainnya, namun yang dipasaran itu harganya tidak di subsidi pemerintah,” ujar Nurul seraya menambahkan, hari ini pihaknya menyediakan 400 paket untuk dilepas ke masyarakat.(*)