Beranda Aceh Vaksinasi Booster Moderna untuk Tenaga Kesehatan di Aceh Berjalan Lancar

Vaksinasi Booster Moderna untuk Tenaga Kesehatan di Aceh Berjalan Lancar

1083
0
BERBAGI

Banda Aceh – Pelaksanaan vaksinasi yang ketiga atau booster vaksin Moderna terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Provinsi Aceh sejauh ini berjalan sukses tanpa adanya kendala apapun.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh Safrizal Rahman mengatakan, pada dasarnya secara nasional semua nakes melakukan vaksinasi booster ini. Langkah tersebut perlu dilakukan karena secara ilmu kedokteran dari pantauan para ahli vaksin itu pada waktu tertentu akan mengalami penurunan level anti bodi.

“Alhamdulillah proses vaksinasi tadi berjalan baik, ini penting disiasati supaya tenaga kesehatan di Aceh ini tidak mudah terpapar COVID-19,” kata Safrizal Rahman kepada wartawan, di Banda Aceh, Senin (9/8/2021).

Safrizal menyampaikan, para nakes telah dilakukan vaksinasi sejak bulan April 2021, dan sudah diselesaikan hingga dosis kedua. Maka oleh sebab itu kemudian diminta untuk melakukan booster agar anti bodinya meningkat kembali, dan membuat daya tahan tubuh nakes lebih baik.

Safrizal menuturkan, beberapa daerah di Indonesia telah menyelesaikan proses vaksinasi ketiga ini. Namun, untuk Aceh baru dimulai hari ini dan berjalan lancar.

“Alhamdulillah pada pelaksanaan pertama tadi nakes yang menerima vaksin booster Moderna itu sekitar 200 orang,” ujarnya.

Safrizal menyampaikan, secara teori efek setelah menerima vaksin Moderna tersebut bisa disimpulkan lebih berat dari vaksin sinovac, tingkat demam, atau mengalami nyeri itu sampai 70 persen.

“Tapi alhamdulillah karena nakes sangat mengerti tentang penting nya vaksin tidak ada yang komplain. Malah ramai-ramai mendaftar. Ini akan terus dilanjutkan sampai semua nakes mendapatkan vaksinasi ini,” kata Safrizal.

Safrizal juga mengingat kepada semua nakes bahwa vaksinasi itu sangat penting, maka semuanya harus mengikuti, apalagi stok vaksin Moderna tersebut di Indonesia terbatas.

Dirinya berharap, semua nakes yang diberikan booster vaksinasi ketiga ini menjadi lebih memiliki daya tahan terhadap COVID-19, atau dalam tugasnya menyelamatkan pasien COVID-19.

Kemudian, kepada masyarakat diharapkan melihat apa yang dilakukan para tenaga kesehatan ini, vaksinasi itu adalah hal biasa, tidak perlu berpolemik, silahkan vaksin saja,

“Tenaga kesehatan saja mau divaksin, maka masyarakat harus membantu pemerintah dalam menangani COVID-19 ini, salah satunya dengan cara bersedia untuk divaksin,” demikian Safrizal. (R)

BERBAGI