Beranda Aceh Kasus COVID-19 Meningkat, IDI Aceh Sarankan Penerapan PPKM Diperkuat

Kasus COVID-19 Meningkat, IDI Aceh Sarankan Penerapan PPKM Diperkuat

1042
0
BERBAGI

Banda Aceh – Kasus COVID-19 Aceh terus meningkat, sampai dengan hari ini secara akumulatif sudah mencapai 23.916 orang. Bahkan, Aceh telah mencatat kasus tertinggi dalam sehari mencapai 351 orang.

Terkait meningkatnya kasus COVID-19 Aceh ini, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh menyarankan agar Pemerintah Aceh kembali memperkuat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terhadap masyarakat.

“PPKM ini saya pikir efektivitasnya perlu diperkuat lagi. Dilakukan oleh semuanya baik pemerintah maupun masyarakat, harus dilaksanakan secara bersama-sama,” kata Ketua IDI Aceh Safrizal Rahman kepada RRI, di Banda Aceh, Kamis (5/8/2021).

Safrizal mengatakan, pasca lebaran kasus Aceh terus meningkat sampai 351 kasus per hari. Artinya dengan PPKM saat ini patut diduga kurangnya pengawasan dari pemerintah. Kemudian disisi lain juga kurang sosialisasi, atau masyarakat belum mau mengikuti aturan PPKM tersebut.

“Memang kita sudah melakukan berbagai upaya. Meski demikian kita tidak boleh lengah, kalau lengah COVID-19 maka kasus akan naik,” ujarnya.

Safrizal menyampaikan, secara regional trendnya kenaikan kasus di pulau Sumatera itu terjadi setelah pulau Jawa. Bahkan, dikhawatirkan apa yang terjadi hari ini di Jawa juga sampai ke berbagai kota di Sumatera.

Buka hanya untuk orang dewasa, kata Safrizal, kasus COVID-19 Aceh juga sudah menyebar hingga ke anak-anak. Peristiwa ini menjadi tanda bahwa klaster keluarga di Aceh juga meningkat.

“Karena itu, upaya untuk melawan COVID-19 ini tidak boleh kendur, baik dari sisi edukasi kepada masyarakat, aturan yang bisa melindungi sampai pada perlindungan serta kesejahteraan masyarakat,” kata Safrizal.

Dalam kesempatan ini, Safrizal juga mengharapkan kepada para tenaga medis di Aceh jangan menyerah, teruslah bekerja. Karena apa yang dilakukan hari ini pasti ada hikmahnya.

“Tenaga medis terus memiliki semangat menangani pasien COVID-19. Kepada masyarakat saya harap selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan, terima vaksinasi, dan mengindari kerumunan,” demikian Safrizal. (R)

BERBAGI