Beranda Aceh Antusiasme Masyarakat Untuk Vaksinasi Masih Tinggi, Total 19.420 Orang Telah Divaksin

Antusiasme Masyarakat Untuk Vaksinasi Masih Tinggi, Total 19.420 Orang Telah Divaksin

647
0
BERBAGI

Banda Aceh – Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh, Muhammad Iswanto melaporkan, sebanyak 1.389 orang mengikuti vaksinasi massal yang digelar Pemerintah Aceh pada Selasa (06/07/2021) hari ini. Dengan penambahan angka itu, akumulasi peserta vaksinasi massal Covid-19 yang dihelat Pemerintah Aceh itu, kini mencapai 19.420 orang.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat masih sangat tinggi. Dalam dua hari ini bahkan mereka yang divaksin baik vaksin dosis 1 dan 2 mencapai angka di atas seribu orang,” kata Iswanto dalam keterangannya, Selasa petang tadi.

Menurut Iswanto, vaksinasi massal tahap kedua pada Selasa hari ini merupakan pelaksanaan hari ke 14. Secara keseluruhan, pada tahap kedua ini mencapai 11.269. Sisanya adalah mereka yang divaksin pada tahap pertama.

Iswanto merincikan, dari akumulasi vaksin hari ini, sebanyak 749 orang merupakan mereka yang disuntik vaksin dosis pertama. Sementara 650 orang merupakan mereka yang disuntik dosis kedua. “Sebanyak 43 lainnya adalah mereka yang tertunda pada pelaksanaan vaksinasi tahap pertama, dan mereka pada hari ini disuntik dosis pertama,” kata Iswanto.

Iswanto mengatakan, vaksin Sinovac yang digunakan adalah vaksin yang telah dijamin halal, sesuai dengan pernyataan yang disampaikan oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.

Karena itu Iswanto mengajak masyarakat untuk tidak ragu untuk menerima vaksin. “Semua adalah demi kebaikan kita semua,” kata dia.

Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi tersebut didukung penuh oleh para vaksinator dari RSUDZA, Rumah Sakit Ibu dan Anak, Rumah Sakit Jiwa Aceh, Rumah Sakit Kodam Iskandar Muda dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.

Atas nama Satgas Covid-19 Aceh, Iswanto mengapresiasi para vaksinator dan seluruh Satgas Kabupaten/Kota atas semua usaha vaksinasi yang terus berjalan. “Usaha bersama vaksinasi ini bagian dari ikhtiar kita melawan dan memutuskan mata rantai covid-19 di Aceh,” pungkas Iswanto. (R)

BERBAGI