Beranda Parlementaria Irwansyah Imbau Warga Kota Tak Takut Vaksinasi Covid-19

Irwansyah Imbau Warga Kota Tak Takut Vaksinasi Covid-19

50
0
BERBAGI

Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST mengimbau warga kota tak perlu takut terhadap vaksinasi virus Corona. Irwan mengatakan, vaksinasi tersebut merupakan ikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Banda Aceh.

“Mencegah agar Covid-19 ini tidak meluas salah satunya dengan melakukan vaksinasi,” kata Irwansyah di Banda Aceh, Jum’at, 26 Februari 2021.

Irwansyah mengatakan, masyarakat tak perlu merespons informasi negatif terkait vaksin anti corona yang tersebar luas dari media sosial yang diproduksi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Saya pikir yang harus kita waspadai adalah penyebaran berita-berita hoax yang tidak jelas tidak benar dan tepat,” ujar

Ketua MPD PKS Kota Banda Aceh ini menilai, vaksin merek Sinovac tersebut halal dan aman digunakan. Bahkan, kata Irwan, ia juga telah disuntik vaksin dan mengaku tak mengalami gejala apapun setelah menerima vaksinasi.

“Saya sendiri sudah dilakukan vaksin dan Alhamdulillah tidak ada gejala apapun yang saya alami dan rasakan. Kalaupun ada gejala sedikit pusing ataupun ngantuk itu mungkin ada. Tetapi itu biasalah, kalau ada sesuatu yang baru masuk ke tubuh kita tentu ada efek sedikit,” jelasnya.

Irwansyah menuturkan, vaksinasi merupakan ikhtiar dalam melawan pandemi Covid-19, di samping itu juga serahkan sesuatu pada ahlinya. Ahlinya sudah melahirkan rekomendasi, orang-orang ahli di bidang kesehatan melahirkan rekomendasi dan solusi sementara ini adalah dengan vaksin.

“Jadi saya pikir, kalau kita ingin segera menuju kehidupan normal maka kita harus punya ikhtiarlah,” tuturnya.

Di satu sisi, kata Irwansyah, semua orang ingin melaksanakan aktivitas secara normal, bisa membuat pesta secara normal, kehidupan perekonomian semakin normal, kehidupan wisata juga normal. Tapi di satu sisi yang lain masih ada yang takut dan tidak mau vaksin.

“Kita tidak tahu ini kapan berakhir, jadi kalau kita mau hidup normal maka kita ikhtiar semaksimal mungkin untuk menuju kehidupan normal itu,” pungkasnya. (Parlementaria)

BERBAGI