HeadlinePariwara

Dinkes Banda Aceh Inspeksi Kesehatan Lingkungan Asrama Haji, Pastikan Fasilitas Penuhi Standar

×

Dinkes Banda Aceh Inspeksi Kesehatan Lingkungan Asrama Haji, Pastikan Fasilitas Penuhi Standar

Share this article
Tim Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh bersama Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dan Balai Karantina Kesehatan melakukan inspeksi kesehatan lingkungan Pra Embarkasi Tahap I di Asrama Haji Kelas I Aceh, 27–28 Oktober 2026. Foto: (Diskominfotik Banda Aceh)

BANDA ACEH – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh bersama Balai Karantina Kesehatan (BKK) dan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh melaksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan Pra Embarkasi Tahap I di Asrama Haji Kelas I Aceh, Selasa hingga Rabu (27–28/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kesiapan fasilitas kesehatan lingkungan di Asrama Haji Kelas I Aceh sebelum digunakan sebagai tempat transit dan pemberangkatan calon jemaah haji menuju Tanah Suci.

Inspeksi ini juga menjadi langkah penting untuk menjamin lingkungan asrama memenuhi persyaratan kesehatan, sehingga calon jemaah dapat menjalani masa persiapan dan transit dalam kondisi lingkungan yang sehat, aman, serta nyaman.

Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 62 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Haji. Regulasi tersebut menjadi salah satu landasan dalam pelaksanaan upaya kesehatan haji, termasuk pengawasan dan pemeriksaan faktor risiko kesehatan lingkungan.

Inspeksi dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah petugas dari instansi terkait. Dinas Kesehatan Provinsi Aceh diwakili oleh Penanggung Jawab (Pj.) Kasi Kesehatan Lingkungan, Cut Nasrulsyah, SKM., MKM.

Sementara itu, Tim Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh terdiri atas Teuku Meurah Azhari, SKM., M.T., selaku Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Muda; Darmansah, S.Pd., selaku Entomolog Ahli Madya; serta Aris Munandar sebagai Sanitarian Terampil.

Keterlibatan lintas instansi tersebut bertujuan memastikan pemeriksaan kesehatan lingkungan dilakukan secara menyeluruh sesuai dengan bidang dan kompetensi masing-masing petugas.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan dan pengamatan terhadap sejumlah komponen kesehatan lingkungan yang terdapat di kawasan Asrama Haji Kelas I Aceh.

Pemeriksaan meliputi sanitasi bangunan dan fasilitas umum, penyediaan air bersih dan air minum, pengelolaan sampah dan limbah, kondisi dapur serta penyehatan makanan, hingga pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit.

Aspek sanitasi bangunan dan fasilitas umum menjadi salah satu perhatian dalam inspeksi tersebut. Kondisi bangunan, kebersihan ruangan, serta kelayakan fasilitas yang digunakan calon jemaah menjadi bagian penting untuk mendukung terciptanya lingkungan asrama yang sehat.

Selain itu, ketersediaan air bersih dan air minum juga menjadi komponen yang diperiksa. Pemenuhan kebutuhan air dengan kualitas yang memenuhi persyaratan kesehatan sangat penting, mengingat air digunakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari kebutuhan konsumsi hingga sanitasi.

Tim juga melakukan pengamatan terhadap sistem pengelolaan sampah dan limbah. Pengelolaan yang baik diperlukan untuk mencegah timbulnya pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, serta potensi berkembangnya berbagai organisme pembawa penyakit.

Aspek dapur dan penyehatan makanan turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Kebersihan area pengolahan makanan, fasilitas pendukung, serta kondisi lingkungan dapur merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan pangan bagi calon jemaah haji selama berada di asrama.

Tidak hanya itu, pemeriksaan juga mencakup pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit. Upaya tersebut diperlukan untuk mengantisipasi keberadaan nyamuk, lalat, tikus, maupun organisme lain yang berpotensi menjadi sumber penularan penyakit.

Seluruh hasil pemeriksaan dan temuan di lapangan kemudian dicatat oleh tim sebagai bahan evaluasi. Catatan tersebut selanjutnya menjadi dasar penyusunan rekomendasi perbaikan bagi pengelola Asrama Haji Kelas I Aceh.

Dengan demikian, hasil inspeksi tidak hanya berfungsi sebagai gambaran kondisi kesehatan lingkungan saat pemeriksaan berlangsung, tetapi juga menjadi bahan tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan di lingkungan asrama.

Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Muda Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Teuku Meurah Azhari, SKM., M.T., mengatakan kegiatan inspeksi tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh fasilitas Asrama Haji Kelas I Aceh memenuhi standar kesehatan lingkungan.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan lingkungan memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji, terutama dalam memberikan perlindungan kepada calon jemaah selama menjalani masa transit sebelum keberangkatan.

“Sehingga mampu mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi calon jemaah haji selama berada di asrama, serta mencegah risiko penularan penyakit sebelum keberangkatan ke Tanah Suci,” ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi kesehatan lingkungan yang baik merupakan salah satu faktor pendukung dalam menciptakan penyelenggaraan ibadah haji yang aman dan sehat.

Hal tersebut karena calon jemaah haji membutuhkan lingkungan yang bersih dan memenuhi persyaratan kesehatan selama berada di asrama. Ketersediaan fasilitas sanitasi yang memadai, air bersih, pengelolaan limbah yang baik, serta pengendalian vektor menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas lingkungan tersebut.

Melalui inspeksi pra embarkasi ini, berbagai potensi permasalahan kesehatan lingkungan dapat diidentifikasi lebih awal. Dengan begitu, pengelola asrama memiliki bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan terhadap aspek-aspek yang masih memerlukan perbaikan sebelum fasilitas digunakan oleh calon jemaah.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan pentingnya koordinasi dan kerja sama antara pemerintah daerah, instansi kesehatan, dan pihak pengelola asrama dalam mendukung pelayanan kesehatan haji.

Pemeriksaan secara terpadu diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap kondisi lingkungan, sekaligus memastikan rekomendasi hasil inspeksi menjadi perhatian dalam upaya peningkatan kualitas fasilitas.

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan berkomitmen terus mendukung penyelenggaraan kesehatan haji melalui pembinaan, pengawasan, dan pemeriksaan kesehatan lingkungan secara berkala.

Upaya tersebut diharapkan dapat memastikan Asrama Haji Kelas I Aceh memiliki lingkungan yang memenuhi persyaratan kesehatan, sehingga mampu memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi calon jemaah haji selama menjalani proses persiapan keberangkatan ke Tanah Suci.

Dengan lingkungan asrama yang sehat dan fasilitas yang memenuhi standar, penyelenggaraan pelayanan haji di Aceh diharapkan dapat berlangsung lebih baik serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh calon jemaah. [*]

PARIWARA.