BANDA ACEH — Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, ST, meminta Pemerintah Kota Banda Aceh memberikan bonus yang layak kepada para peserta asal Banda Aceh yang berhasil menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Selain bonus, Irwansyah juga meminta Pemko Banda Aceh mempertimbangkan pemberian beasiswa bagi peserta berprestasi yang masih berstatus pelajar sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Ia juga meminta pemerintah menyiapkan penyambutan yang layak bagi para kafilah saat kembali ke Banda Aceh.
“Dengan penuh haru dan kebanggaan, kami menyampaikan apresiasi kepada kafilah MTQ Aceh yang telah menorehkan prestasi terbaiknya di MTQ Nasional Semarang. Setelah sekian lama, kita akhirnya bisa kembali masuk empat besar,” ujar Irwansyah.
Pada MTQ Nasional XXXI 2026, Kafilah Aceh berhasil mengoleksi 99 poin dan menempati peringkat keempat bersama Jawa Timur.
Kepada Pemerintah Aceh, Irwansyah meminta agar seluruh anggota kafilah mendapatkan perhatian khusus atas prestasi yang telah diraih.
“Prestasi ini tidak main-main, ini membanggakan dan patut dihargai serta diapresiasi setimpal. Apakah bonus umrah, bonus dana, atau mungkin mendapat kesempatan lapangan kerja yang mudah bagi mereka,” ujarnya.
Secara khusus, Irwansyah menyampaikan kebanggaannya terhadap anggota kafilah asal Banda Aceh, Habibul Hamiz, warga Tibang, yang berhasil meraih juara II cabang Tilawah Anak-Anak.
Ia juga mengapresiasi Kayyisa Farras yang bersama tim Fahmil Qur’an Putri Aceh berhasil meraih juara I nasional. Tim tersebut diperkuat Izza Mushviya dan Azka Dara Maulidya.
“Selamat kepada ananda Habibul Hamiz dan Kayyisa Farras, serta seluruh kafilah lainnya yang telah mengharumkan nama Aceh di pentas nasional. Semoga Allah memberkahi semuanya, meninggikan derajat, serta memudahkan dan melapangkan segala urusan dan usaha mereka,” ungkapnya.
Irwansyah berharap para kafilah mendapatkan penyambutan dan penghormatan yang layak ketika kembali ke Banda Aceh. Menurutnya, apresiasi pemerintah tidak hanya berupa bonus, tetapi juga dapat diwujudkan melalui dukungan pendidikan bagi peserta yang masih menempuh pendidikan.
“Saya ingin mengucapkan selamat datang kembali ke Banda Aceh kepada para kafilah. Kita berharap, ketika mereka kembali nanti, pemerintah dapat memberikan penghormatan dan penyambutan yang layak,” katanya.
Lebih lanjut, Irwansyah meminta pembinaan kafilah dilakukan secara berkelanjutan agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada MTQ berikutnya.
Menurutnya, pembinaan perlu didukung dewan pelatih yang berkualitas. Pemerintah juga diharapkan mencari dan merekrut tenaga pelatih yang kompeten untuk meningkatkan kemampuan para peserta.
Ia berharap Banda Aceh mampu meningkatkan prestasinya pada MTQ Aceh mendatang. Jika sebelumnya berhasil meraih juara II, ke depan Banda Aceh diharapkan mampu bersaing untuk meraih juara umum.
“Pembinaan berkelanjutan harus dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, dengan berkolaborasi bersama dewan pelatih yang berkualitas. Tenaga pelatih yang kompeten bisa kita cari dan rekrut agar prestasi kafilah ke depan semakin meningkat,” pungkasnya. (*)














