SEMARANG — Kafilah Aceh berhasil meraih peringkat keempat nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, SE atau Dek Fadh, mengapresiasi perjuangan para kafilah yang berhasil menempatkan Aceh di posisi empat besar nasional.
Hal tersebut disampaikan Dek Fadh saat menghadiri penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (19/9/2026) malam. Penutupan dilakukan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.
Turut hadir Bupati Aceh Besar Syeh Muharram, Bupati Bireuen Mukhlis, serta sejumlah pejabat Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota.
“Kita bangga. Alhamdulillah, perjuangan anak-anak membuahkan hasil dan membawa nama baik Aceh. Ini menjadi motivasi untuk pembinaan ke depan,” ujar Dek Fadh.
Sebagai bentuk apresiasi, Dek Fadh secara spontan memberikan bonus sebesar Rp200 juta kepada Kafilah Aceh.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras peserta, pelatih, pembina, official, serta seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan Kafilah Aceh menghadapi MTQ Nasional XXXI.
“Ini bukan akhir. Kita harus terus melakukan pembinaan dan memberikan dukungan kepada anak-anak kita agar prestasi seperti ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” katanya.
Dek Fadh berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di Aceh sehingga prestasi di tingkat nasional dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Sebelum menghadiri penutupan, Dek Fadh menyambangi pemondokan Kafilah Aceh di Ibis Styles Simpang Lima Semarang. Ia bertemu langsung dengan peserta, pelatih, official dan pembina sekaligus memberikan semangat kepada seluruh kafilah.
“Terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, pembina dan official. Mereka telah bekerja keras membawa nama Aceh. Pemerintah Aceh akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi Qur’ani,” ujarnya.
Pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Aceh mengoleksi 99 poin dan menempati peringkat keempat bersama Jawa Timur.
Kalimantan Timur berada di peringkat pertama dengan 288 poin, disusul Jawa Tengah dengan 208 poin dan DKI Jakarta dengan 129 poin.
Capaian tersebut disebut menjadi prestasi terbaik Aceh dalam 23 tahun terakhir. Sebelumnya, Aceh terakhir kali menempati peringkat keempat pada MTQ Nasional 2003.
Prestasi tersebut menjadi hasil perjuangan para kafilah, pelatih, pembina, official dan seluruh pihak yang bersama-sama membawa nama Aceh pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. [*]














