BeritaHeadline

Polda Aceh Raih Peringkat III Penilaian Laporan Keuangan Terbaik 2025

×

Polda Aceh Raih Peringkat III Penilaian Laporan Keuangan Terbaik 2025

Share this article
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima piagam penghargaan Peringkat III Penilaian Laporan Keuangan Tingkat UAPPA-W Tahun 2025 kategori Satker Besar lingkup Kanwil DJPb Provinsi Aceh di ruang kerjanya, Banda Aceh, Rabu (16/9/2026). Foto: (Humas Polda Aceh).

BANDA ACEH — Kepolisian Daerah (Polda) Aceh meraih penghargaan Peringkat III Penilaian Laporan Keuangan Tingkat Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran-Wilayah (UAPPA-W) Tahun 2025 kategori Satker Besar di lingkup Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Aceh.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Kanwil DJPb Provinsi Aceh dan diterima langsung Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan di ruang kerjanya, Rabu (16/9/2026).

Penyerahan piagam penghargaan turut dihadiri Kepala Kanwil Bea Cukai Provinsi Aceh dan Kabidkeu Polda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi jajaran Polda Aceh dalam menjaga kualitas pengelolaan dan pelaporan keuangan.

“Penghargaan ini bukan sekadar tentang peringkat, melainkan cerminan komitmen bersama untuk mengelola anggaran secara tertib, transparan, dan akuntabel. Setiap dukungan anggaran harus bermuara pada pelaksanaan tugas yang semakin baik serta pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Joko dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).

Menurut Joko, capaian tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Polda Aceh untuk terus memperkuat tata kelola keuangan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan.

Ia menambahkan, pengelolaan keuangan yang tertib tidak hanya mencerminkan akuntabilitas organisasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memastikan setiap sumber daya digunakan secara tepat untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas tata kelola. Kepercayaan yang diberikan harus dijaga melalui kerja yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” pungkas Joko.(*)