BANDA ACEH – PT Solusi Bangun Andalas (SBA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Aceh melalui penyaluran Beasiswa Semen Andalas kepada 300 pelajar dan mahasiswa di Kecamatan Lhoknga dan Leupung, Kabupaten Aceh Besar. Dengan penyaluran tahun 2026 ini, total penerima manfaat program tersebut telah melampaui 5.500 pelajar sejak pertama kali diluncurkan pada 2012.
Penyerahan beasiswa berlangsung di Andalas Hall, Lhoknga, pada 5 Agustus 2026. Acara tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Aceh Besar Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan Ir. Makmun, MT., Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti, S.I.Kom., Kepala Dinas Dayah Aceh Besar Adi Darma, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta para penerima beasiswa.
Program beasiswa merupakan kolaborasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dengan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang bertujuan memperluas akses pendidikan sekaligus mencetak generasi muda Aceh yang unggul dan berdaya saing.
General Affairs & Community Relations Manager Solusi Bangun Andalas, Tafaul Rijal, mengatakan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah. Melalui program beasiswa ini, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa Aceh Besar untuk terus belajar, berprestasi, dan mengembangkan potensinya. Kami berharap semakin banyak putra-putri Aceh yang mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan seperti IPDN, Akpol, dan Akmil sehingga kelak dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Tahun ini, beasiswa diberikan kepada 300 penerima yang terdiri atas 50 siswa SMP/sederajat, 100 siswa SMA/sederajat, 100 mahasiswa, serta 50 santri Dayah Salafiyah yang berasal dari Kecamatan Lhoknga dan Leupung.
Staf Ahli Bupati Aceh Besar Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan, Ir. Makmun, MT., mengapresiasi konsistensi Solusi Bangun Andalas dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Aceh Besar.
“Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Program ini menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah dan dunia usaha dalam mempersiapkan generasi muda Aceh Besar yang berkarakter, berakhlakul karimah, dan mampu mengharumkan nama daerah,” katanya.
Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti, S.I.Kom., juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi perusahaan yang telah menjalankan program tersebut selama lebih dari satu dekade.
“Kami berharap dukungan yang diberikan Solusi Bangun Andalas dapat melahirkan semakin banyak generasi muda Aceh Besar yang berhasil menempuh pendidikan tinggi maupun sekolah kedinasan sehingga menjadi SDM unggul yang siap membangun daerah,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang penerima beasiswa, Rizky Raudhatul Fadla, mahasiswa Universitas Syiah Kuala asal Desa Pulot, Kecamatan Leupung, mengaku bantuan tersebut menjadi penyemangat untuk terus menuntut ilmu.
“Beasiswa ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Dukungan ini membuat saya semakin semangat belajar dan yakin untuk terus melanjutkan pendidikan. Saya berharap suatu hari nanti dapat memberikan kontribusi bagi daerah dan masyarakat,” katanya.
Selain bidang pendidikan, Solusi Bangun Andalas juga terus menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat di sektor ekonomi, kesehatan, sosial, dan lingkungan melalui implementasi TJSLP dan PPM. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, perusahaan berupaya memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda sekaligus mendukung pembangunan Aceh yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.(*)












