BeritaHeadline

KAGAMA Serahkan 26 Huntara untuk Korban Bencana di Pedalaman Aceh Tamiang

×

KAGAMA Serahkan 26 Huntara untuk Korban Bencana di Pedalaman Aceh Tamiang

Share this article
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital sekaligus Sekretaris Jenderal PP KAGAMA, Nezar Patria, bersama Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., Sekda Aceh M. Nasir, Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi, dan jajaran Forkopimda menyerahkan secara simbolis 26 unit hunian sementara (huntara) kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (5/7/2026). Foto: (Humas Aceh).

Aceh Tamiang – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) menyerahkan 26 unit hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (5/7/2026).

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital yang juga Sekretaris Jenderal PP KAGAMA, Nezar Patria, bersama Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir. Turut hadir Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam sambutannya, M. Nasir yang juga menjabat Ketua KAGAMA Aceh menyampaikan apresiasi atas komitmen alumni UGM dalam membantu penanganan bencana di Aceh. Menurutnya, kontribusi KAGAMA telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.

“KAGAMA telah banyak berperan dalam penanggulangan bencana. Sebagai Sekda Aceh, saya berkomitmen terus memberikan sumbangsih dalam membangun Aceh pascabencana. Hal ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, untuk mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ujar M. Nasir.

Pada kesempatan itu, Sekda Aceh juga mengajak sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), di antaranya Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, guna memastikan bantuan yang diberikan terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan, Dinas ESDM Aceh akan mendukung pemulihan melalui penyaluran lampu tenaga surya (solar panel), sementara BPBA menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Berdasarkan hasil peninjauan, kondisi infrastruktur menuju Desa Sekumur masih membutuhkan perhatian serius. Selain akses jalan yang rusak, banyak rumah warga dan fasilitas umum yang masih dalam proses pemulihan akibat bencana hidrometeorologi.

M. Nasir berharap kehadiran KAGAMA bersama Pemerintah Aceh di wilayah pedalaman tersebut dapat memberikan semangat sekaligus membantu meringankan beban masyarakat dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.(*)