BeritaHeadline

Pakar Durian Indonesia: Aceh Jaya Berpotensi Jadi Sentra Durian Unggul Nasional

×

Pakar Durian Indonesia: Aceh Jaya Berpotensi Jadi Sentra Durian Unggul Nasional

Share this article
Pakar durian Indonesia dari Durian Traveler Indonesia, Sigit Purwanto, memberikan penjelasan kepada Redaksi Suara Aceh mengenai potensi besar durian lokal Aceh Jaya saat wawancara di Sonprap Durian Farm, kebun durian premium seluas 16 hektare di Aceh Jaya, Sabtu (4/7/2026). Foto: (Sadhali/Suara Aceh).

ACEH JAYA – Potensi durian lokal di Kabupaten Aceh Jaya dinilai sangat besar untuk berkembang menjadi salah satu sentra durian unggulan nasional. Hal tersebut disampaikan pakar durian Indonesia dari Durian Traveler Indonesia, Sigit Purwanto, dalam wawancara eksklusif bersama Redaksi Suara Aceh di Sonprap Durian Farm, kebun durian premium seluas 16 hektare, Aceh Jaya, Sabtu (4/7/2026).

Sigit mengungkapkan, selama sekitar tujuh tahun terakhir pihaknya telah berulang kali melakukan penelusuran dan evaluasi terhadap durian lokal di Aceh Jaya. Dari hasil pengamatan tersebut, hampir setiap musim selalu ditemukan varietas unggulan baru yang memiliki karakter istimewa.

“Kami sudah hampir tujuh kali bolak-balik ke Aceh Jaya selama tujuh tahun terakhir. Setiap tahun selalu muncul durian lokal yang bagus. Ini menunjukkan potensi durian Aceh Jaya memang luar biasa,” katanya.

Menurutnya, durian Aceh Jaya memiliki keunggulan pada warna daging buah yang menarik, mulai dari kuning cerah hingga kuning kemerahan. Selain itu, teksturnya dikenal sangat halus, minim serat, dengan perpaduan rasa manis, legit, dan sedikit pahit yang menjadi ciri khas durian premium.

“Rata-rata teksturnya halus tanpa serat, rasanya manis, legit, dengan sedikit pahit. Kombinasi seperti ini sangat menarik dan banyak dicari pencinta durian,” ujarnya.

Sigit menjelaskan, kontes durian menjadi salah satu cara paling efektif untuk menemukan varietas unggul dalam waktu singkat. Melalui kegiatan tersebut, puluhan jenis durian berkualitas dapat diseleksi sekaligus.

Namun, ia mengakui penyelenggaraan kontes membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga tahun ini Durian Traveler Indonesia belum dapat menggelarnya. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian, dapat mengambil peran untuk menyelenggarakan seleksi durian secara rutin setiap tahun.

“Harapan kami, pemerintah daerah bisa melanjutkan kegiatan ini. Kontes durian penting untuk menemukan varietas unggul sekaligus memberikan apresiasi kepada para petani,” katanya.

Selain Aceh Jaya, Sigit juga telah menjelajahi sejumlah daerah penghasil durian di Aceh, seperti Aceh Barat dan Aceh Tenggara. Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakteristik tersendiri.

Di Aceh Jaya dan Aceh Barat, durian umumnya didominasi warna kuning cerah, sedangkan di Aceh Tenggara lebih banyak ditemukan durian dengan warna tembaga. Meski berbeda warna, cita rasa dan kualitas teksturnya sama-sama sangat baik.

Ia menilai kekayaan plasma nutfah durian lokal Aceh merupakan anugerah yang harus dimanfaatkan melalui festival dan lomba durian secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut diyakini mampu membangun ekosistem durian yang sehat, meningkatkan pendapatan petani, sekaligus menjaga keberadaan varietas lokal agar tidak tergeser oleh alih fungsi lahan.

“Festival durian bukan hanya mengangkat nama buahnya, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan menjadikan durian sebagai identitas daerah serta daya tarik wisata,” ujarnya.

Kepada para pegiat durian di Aceh Jaya, termasuk para petani dan kolektor varietas lokal, Sigit berpesan agar terus melestarikan dan membudidayakan durian unggulan daerah. Menurutnya, durian Aceh Jaya sudah memiliki sejumlah varietas yang layak dikenal secara nasional, seperti King Lobster dan beberapa varietas unggulan lainnya.

Ia berharap, ke depan durian unggulan Aceh Jaya tidak lagi hanya berasal dari satu pohon induk, melainkan telah diperbanyak melalui proses budidaya sehingga produksinya semakin meningkat.

“Sekarang tugas kita adalah memperbanyak pohon-pohon unggul itu. Kalau setiap petani menanam satu hingga tiga pohon durian unggulan daerahnya, beberapa tahun ke depan Aceh Jaya akan memiliki sentra durian premium yang kuat. Kalau kualitasnya terus terjaga, varietas-varietas ini berpeluang menjadi durian unggul nasional,” pungkasnya.(*)