Aceh Besar — Staf Ahli Bupati Aceh Besar Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Fata Muhammad, S.Pd.I., M.M mendukung program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri pembukaan diklat di Lapangan Upacara Rindam Iskandar Muda, Mata Ie, Kecamatan Darul Imarah, Rabu (17/6/2026).
Fata Muhammad mengatakan, pelaksanaan diklat tersebut merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang siap berkontribusi di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat mendukung program ini, karena sejalan dengan upaya kita dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Kami berharap para peserta mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa dan wilayah pesisir,” ujar Fata Muhammad.
Kehadiran Fata Muhammad dalam kegiatan tersebut mewakili Bupati Aceh Besar. Pembukaan diklat dipimpin oleh Wakil Komandan Rindam Iskandar Muda (Wadanrindam IM), Kolonel Inf. Akmil Satria Martha Yudha Darmawi yang bertindak sebagai inspektur upacara. Sebelum membacakan amanat, inspektur upacara terlebih dahulu menyematkan tanda pelatih dan tanda peserta kepada perwakilan.
Diklat ini diikuti sebanyak 1.165 peserta, terdiri dari 581 pria dan 584 wanita. Para peserta dibagi ke dalam enam kompi, yakni tiga kompi pria dan tiga kompi wanita, yang masing-masing dipimpin oleh pleton. Pendidikan berlangsung sejak 16 Juni hingga 19 Juli 2026, sementara rangkaian diklat dijadwalkan hingga 31 Juli 2026.
Dalam amanatnya, Wadanrindam IM membacakan sambutan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo. Dalam sambutan tersebut disampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara atas terselenggaranya kegiatan dengan baik, serta penghargaan kepada para peserta yang menunjukkan semangat dan komitmen mengikuti program.
Ia menegaskan bahwa Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan kompleks, mulai dari dinamika geopolitik, ketidakpastian ekonomi global, ancaman ketahanan pangan, perubahan iklim, hingga ancaman nonmiliter. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang tangguh, adaptif, dan mampu bekerja sama.
Disebutkan pula bahwa ketahanan nasional tidak hanya bertumpu pada kekuatan pertahanan negara, tetapi juga pada ketahanan ekonomi dan pangan, serta kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi secara mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Program SPPI, lanjutnya, merupakan upaya strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, disiplin, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Melalui latihan dasar kemiliteran, peserta akan dibentuk menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki daya juang tinggi.
Proses pembentukan tersebut dilakukan melalui penerapan tiga pola dasar, yaitu pembinaan sikap dan perilaku, peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta pembinaan jasmani. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pembekalan manajerial di bidang koperasi dan pengelolaan kampung nelayan.
Pembekalan ini diharapkan mampu mempersiapkan peserta menjadi penggerak pembangunan ekonomi masyarakat, baik melalui penguatan koperasi maupun pemberdayaan masyarakat pesisir.
Dalam amanat tersebut, peserta juga diimbau untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin dan tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai integritas dan nasionalisme, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif, dan adaptif.
Selain itu, peserta diharapkan mampu membangun jiwa kepemimpinan yang melayani, serta menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui penguatan koperasi dan pemberdayaan ekonomi pesisir.
“Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari selesainya pendidikan dan pelatihan, tetapi dari kemampuan peserta dalam menerapkan ilmu dan nilai yang diperoleh untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” demikian kutipan amanat tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Aceh Besar AKBP Chairul Ikhsan, S.I.K., serta sejumlah pejabat lainnya.(*)












