HeadlineNasional

Cicil Emas BSI Melonjak Hampir 98 Persen, Investasi Logam Mulia Kian Diminati Masyarakat

×

Cicil Emas BSI Melonjak Hampir 98 Persen, Investasi Logam Mulia Kian Diminati Masyarakat

Share this article
Petugas Bank Syariah Indonesia (BSI) melayani nasabah yang memanfaatkan produk Cicil Emas di salah satu kantor layanan BSI. Foto: (Humas BSI).

Jakarta – Minat masyarakat terhadap investasi emas terus menunjukkan tren positif. Di tengah dinamika ekonomi dan ketidakpastian pasar, emas masih menjadi instrumen investasi yang dipercaya mampu menjaga nilai aset serta relatif tahan terhadap inflasi.

Kondisi tersebut tercermin dari kinerja bisnis emas PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Hingga April 2026, pembiayaan Cicil Emas BSI mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 97,90 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan total portofolio mencapai Rp16,93 triliun.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya diversifikasi investasi. Emas dinilai menjadi pilihan yang aman dan sesuai dengan prinsip syariah untuk mencapai berbagai tujuan keuangan jangka menengah maupun jangka panjang.

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan bahwa emas tetap memiliki daya tarik kuat bagi masyarakat dari berbagai kalangan.

“Emas masih menjadi pilihan investasi syariah yang aman dan diyakini mampu menjaga nilai aset dari dampak inflasi. Potensi inilah yang terus kami optimalkan untuk memperluas jangkauan nasabah emas BSI,” ujar Anton, Rabu (10/6/2026).

Menurut Anton, layanan Cicil Emas BSI kini diminati oleh berbagai segmen usia, mulai dari Generasi Z, milenial hingga baby boomers. Fleksibilitas tenor pembiayaan, besaran angsuran yang dapat disesuaikan, serta pilihan produk emas berkualitas seperti Logam Mulia ANTAM dan BSI Gold menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan tersebut.

Ia menambahkan, emas tidak hanya dipandang sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai aset yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan masa depan.

“Emas dapat menjadi aset untuk persiapan biaya pendidikan, dana haji, kebutuhan darurat, hingga perencanaan pernikahan bagi generasi muda. Karena itu, kami menyediakan berbagai pilihan gramasi mulai dari 5 gram hingga 100 gram,” katanya.

Sebagai bank bulion pertama di Indonesia, BSI juga terus memperkuat ekosistem emas nasional melalui kerja sama strategis dengan ANTAM. Kolaborasi tersebut bertujuan memastikan ketersediaan pasokan emas sekaligus mendukung pengembangan industri emas nasional yang berkelanjutan.

Kerja sama yang telah terjalin lebih dari satu dekade itu kini diperluas melalui berbagai inisiatif strategis, mulai dari perdagangan emas fisik Logam Mulia secara digital, penguatan jaringan distribusi ritel, hingga sinergi pemasaran dan edukasi investasi emas kepada masyarakat.

Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat monetisasi emas dan membangun ekosistem emas nasional yang lebih inklusif.

Sepanjang 2025, BSI tercatat menyerap lebih dari 60 persen penjualan emas ANTAM pada kategori pihak berelasi. Sementara itu, terhadap total keseluruhan penjualan emas ANTAM, kontribusi penyerapan BSI mencapai sekitar 11 persen.

Dengan pertumbuhan bisnis yang terus meningkat dan dukungan ekosistem yang semakin kuat, BSI optimistis layanan Cicil Emas akan terus menjadi salah satu solusi investasi syariah yang diminati masyarakat di masa mendatang.(*)