DaerahHeadline

Pohon Trembesi Tumbang Tutup Jalan Nasional di Kuta Cot Glie, Lalu Lintas Sempat Terganggu

×

Pohon Trembesi Tumbang Tutup Jalan Nasional di Kuta Cot Glie, Lalu Lintas Sempat Terganggu

Share this article
Petugas Damkar BPBD Aceh Besar bersama TNI, Polri dan masyarakat membersihkan pohon trembesi yang tumbang dan menutup badan Jalan Banda Aceh–Medan di Gampong Lambeugak, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Rabu (12/8/2026) petang. Foto: (BPBD Aceh Besar).

ACEH BESAR – Sebatang pohon trembesi tumbang dan menutup badan Jalan Banda Aceh–Medan di Gampong Lambeugak, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (12/8/2026) petang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.17 WIB saat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai angin melanda sejumlah wilayah Aceh Besar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil mengatakan, setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya langsung mengerahkan personel Damkar BPBD Aceh Besar Pos Seulimuem ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Petugas langsung bergerak ke lokasi dengan membawa peralatan chainsaw untuk memotong dan membersihkan pohon yang tumbang,” demikian laporan penanganan BPBD Aceh Besar.

Sebanyak empat personel dikerahkan dalam proses evakuasi pohon tersebut. Petugas memotong batang dan dahan yang melintang di badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.

Penanganan juga mendapat dukungan dari personel TNI melalui Koramil setempat, Polri melalui Polsek setempat, serta masyarakat.

Pembersihan pohon tumbang berhasil diselesaikan sekitar pukul 18.50 WIB. Setelah material pohon disingkirkan dari badan jalan, arus lalu lintas di jalur nasional tersebut kembali normal.

Ridwan Jamil mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara ketika hujan disertai angin kencang. Pengendara juga diminta berhati-hati ketika melintas di kawasan yang banyak terdapat pepohonan.

“Utamakan keselamatan dan segera laporkan kepada petugas apabila menemukan pohon tumbang atau kondisi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.(*)