BANDA ACEH – Tim Kodam Iskandar Muda tampil sebagai juara pertama pada Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Kejuaraan yang berlangsung selama empat hari itu resmi ditutup oleh Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, di Lapangan Tenis Trengginas Polda Aceh, Minggu (7/6/2026).
Turnamen yang digelar sejak 4 hingga 7 Juni tersebut diikuti 17 tim dengan total 170 atlet dari Polresta dan Polres jajaran Polda Aceh, unsur TNI, serta sejumlah instansi mitra. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan memperkuat sinergi antarlembaga di Aceh.
Partai final turut disaksikan Wakapolda Aceh, Irwasda Polda Aceh, para Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh, perwakilan Bank Aceh, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, influencer, panitia, wasit, official, serta perwakilan Kodam Iskandar Muda.
Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi arena persaingan untuk meraih prestasi, tetapi juga wahana memperkuat hubungan persaudaraan dan soliditas antarinstansi.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet yang telah meramaikan turnamen ini. Semoga kegiatan ini semakin mempererat keakraban, persaudaraan, dan soliditas di antara kita semua. Mari terus menjaga kebersamaan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah persatuan,” ujar Kapolda.
Ia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang yang telah menunjukkan kemampuan terbaik sepanjang pertandingan. Menurutnya, prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama institusi dan daerah masing-masing.
“Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin, Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” ucapnya.
Pada kejuaraan tersebut, tim Kodam Iskandar Muda berhasil keluar sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang trofi, medali emas, serta uang pembinaan sebesar Rp20 juta yang diserahkan langsung oleh Kapolda Aceh.
Sementara posisi runner-up diraih Polres Langsa yang menerima trofi, medali perak, dan uang pembinaan sebesar Rp15 juta. Penghargaan tersebut diserahkan oleh perwakilan Komisaris Independen PEMA.
Adapun juara ketiga bersama diraih oleh Polda Aceh dan Polres Aceh Timur. Kedua tim masing-masing menerima trofi, medali perunggu, dan uang pembinaan sebesar Rp7,5 juta yang diserahkan oleh Karo Rena dan Karo Ops Polda Aceh.
Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya menumbuhkan semangat sportivitas dan kompetisi sehat, tetapi juga mempererat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan Aceh yang lebih maju dan harmonis.
Keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini sekaligus menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi jembatan pemersatu yang efektif dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan Aceh yang aman, damai, dan sejahtera. (*)













