BeritaHeadline

Penerimaan Taruna-Taruni Akpol di Polda Aceh Masuki Tahap Tes CAT Akademik

×

Penerimaan Taruna-Taruni Akpol di Polda Aceh Masuki Tahap Tes CAT Akademik

Share this article
Kabid Propam Polda Aceh Kombes Pol. Bulang Bayu Samudera, S.I.K bersama panitia dan pengawas memantau langsung pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT) akademik penerimaan Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2026 di SMK Negeri 1 dan 2 Lhong Raya, Banda Aceh, Minggu (10/5/2026). Foto: (Humas Polda Aceh).

BANDA ACEH — Proses penerimaan Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di Polda Aceh terus berlanjut. Memasuki tahapan tes Computer Assisted Test (CAT) akademik, puluhan peserta mengikuti seleksi yang digelar di SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Lhong Raya, Banda Aceh, Minggu (10/5/2026).

Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, mengatakan sebanyak 76 peserta mengikuti tahapan CAT akademik tersebut, terdiri dari 70 peserta pria dan enam peserta wanita.

“Peserta penerimaan Taruna-Taruni Akpol Tahun 2026 yang mengikuti tes CAT akademik di SMK Negeri 1 dan 2 Lhong Raya, Banda Aceh, berjumlah 76 orang, terdiri dari 70 pria dan 6 wanita,” ujar Kombes Pol. Joko Krisdiyanto.

Ia menjelaskan, pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung dengan pengawasan ketat untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan objektif, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Proses seleksi turut dipantau langsung oleh Kabid Propam Polda Aceh Kombes Pol. Bulang Bayu Samudera, S.I.K., bersama panitia penerimaan serta pengawas internal dan eksternal.

Menurut Joko, pengawasan yang melibatkan berbagai unsur tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Aceh dalam menjaga integritas dan transparansi proses penerimaan anggota Polri.

“Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka dan diawasi bersama agar berjalan sesuai aturan serta mengedepankan prinsip keadilan bagi seluruh peserta,” katanya.

Ia menambahkan, penerimaan anggota Polri di Polda Aceh dilaksanakan dengan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

Prinsip tersebut, lanjutnya, menjadi pedoman utama dalam seluruh proses seleksi agar dapat melahirkan calon-calon anggota Polri yang berkualitas, profesional, dan memiliki integritas tinggi.

Karena itu, pihaknya mengingatkan seluruh peserta agar percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia ataupun menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Kami mengimbau seluruh peserta agar percaya diri dan bekerja keras untuk bisa lulus menjadi anggota Polri. Jangan percaya atau meminta bantuan kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan,” tegas Joko.

Ia juga menekankan bahwa kelulusan peserta murni ditentukan oleh hasil kemampuan, usaha, kerja keras, disiplin, serta doa masing-masing peserta selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.

“Kelulusan ditentukan oleh kemampuan diri sendiri, usaha, kerja keras, dan doa. Ikuti seluruh proses dengan baik dan tetap semangat,” pungkasnya.

Pelaksanaan tes CAT akademik tersebut berlangsung tertib dan lancar dengan tetap menerapkan standar pengawasan seleksi yang ketat guna menjamin proses penerimaan Taruna-Taruni Akpol Tahun 2026 berjalan objektif dan bebas dari praktik kecurangan.(*)