HeadlineRagam

RSUD Meuraxa dan UNDERVAC-ID Audiensi dengan Wali Kota Banda Aceh, Perkuat Strategi Imunisasi Anak

×

RSUD Meuraxa dan UNDERVAC-ID Audiensi dengan Wali Kota Banda Aceh, Perkuat Strategi Imunisasi Anak

Share this article
Wali Kota Banda Aceh berfoto bersama jajaran RSUD Meuraxa dan tim UNDERVAC-ID usai audiensi terkait penguatan strategi peningkatan cakupan imunisasi anak di Kota Banda Aceh, berlangsung di Pendopo Wali Kota. Foto: (Humas Pemko Banda Aceh).

Banda Aceh — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa bersama UNDERVAC-ID melakukan audiensi dengan Wali Kota Banda Aceh dalam rangka memperkuat strategi peningkatan cakupan imunisasi anak. Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas layanan kesehatan, dan institusi riset guna menjawab tantangan imunisasi di lapangan.

Audiensi ini turut menghadirkan peran Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI), lembaga pendidikan dan riset kedokteran di bawah Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang selama ini berkontribusi dalam menghasilkan data ilmiah sebagai dasar perumusan kebijakan kesehatan berbasis bukti.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara khusus topik “Memahami Determinan dan Menjangkau Anak dengan Imunisasi Tidak Lengkap dan Anak yang Tidak Pernah Diimunisasi di Indonesia.” Topik ini dinilai krusial, mengingat masih terdapat kesenjangan cakupan imunisasi di sejumlah wilayah, termasuk dipengaruhi oleh faktor akses layanan, tingkat pengetahuan masyarakat, hingga aspek sosial dan budaya.

Plt Direktur RSUD Meuraxa, dr. Taufik Wahyudi Mahady, Sp.OG., MHPM, menegaskan bahwa peningkatan cakupan imunisasi tidak dapat hanya mengandalkan pelayanan kesehatan semata, melainkan membutuhkan pendekatan lintas sektor yang terintegrasi.

“Diperlukan pemahaman menyeluruh terhadap faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya cakupan imunisasi, mulai dari edukasi masyarakat, kepercayaan, hingga akses layanan. Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis dapat menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi secara optimal,” ujar dr. Taufik.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi strategi pelayanan, seperti pendekatan jemput bola ke masyarakat, penguatan edukasi berbasis komunitas, serta pemanfaatan data untuk memetakan wilayah prioritas intervensi.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banda Aceh menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat derajat kesehatan masyarakat, khususnya perlindungan anak melalui imunisasi dasar lengkap.

Audiensi ini diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan untuk meningkatkan cakupan imunisasi di Kota Banda Aceh. Selain itu, kolaborasi antara RSUD Meuraxa dan UNDERVAC-ID diharapkan dapat menjadi model sinergi yang dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia.

Dengan komitmen bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan lembaga riset, upaya peningkatan imunisasi diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, terlindungi, dan memiliki daya tahan tubuh yang optimal di masa depan.(*)