DaerahHeadline

Masyarakat Kembali Serbu MPP Aceh Besar Pasca Lebaran

×

Masyarakat Kembali Serbu MPP Aceh Besar Pasca Lebaran

Share this article
Sejumlah masyarakat mengurus berbagai keperluan administrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Aceh Besar, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (30/3/2026). (MC Aceh Besar).

Aceh Besar — Aktivitas pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Aceh Besar kembali menggeliat pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Ratusan warga dari berbagai kecamatan memadati MPP yang berlokasi di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (30/3/2026), untuk mengurus beragam kebutuhan administrasi.

Sejak pagi hari, antrean panjang terlihat di sejumlah loket layanan. Lonjakan pengunjung ini menjadi fenomena rutin setiap usai libur panjang, seiring menumpuknya kebutuhan administrasi masyarakat yang sempat tertunda selama cuti bersama.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh Besar, Andria Shahputra, SE, MM, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung sudah mulai terlihat sejak hari pertama masuk kerja.

“Sejak hari pertama masuk kantor pasca Lebaran, jumlah masyarakat yang datang ke MPP meningkat signifikan. Ini hal yang lumrah karena banyak keperluan administrasi yang tertunda selama masa libur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, antrean terpantau paling padat di beberapa layanan utama, yakni Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta BPJS Kesehatan. Ketiga loket tersebut menjadi tujuan utama masyarakat karena berkaitan langsung dengan kebutuhan administrasi dasar.

“Untuk hari ini, antrean cukup panjang terfokus di tiga layanan tersebut. Sementara loket lainnya seperti DPMPTSP, Bank Aceh Syariah, BP3MI, Imigrasi, dan Dinas Sosial relatif masih terkendali,” jelas Andria.

Sementara itu, sejumlah layanan lain seperti Dinas Pendidikan, Polres, serta layanan e-katalog terlihat lebih lengang. Meski demikian, seluruh petugas tetap disiagakan guna memastikan pelayanan berjalan optimal dan tidak terjadi hambatan.

“Walaupun tidak semua loket ramai, petugas tetap standby di tempat. Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang datang tetap mendapatkan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Andria juga mengimbau masyarakat agar datang lebih awal serta memastikan kelengkapan dokumen sebelum mengurus layanan. Langkah tersebut dinilai dapat mempercepat proses pelayanan sekaligus mengurangi antrean.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui MPP, termasuk dengan mengintegrasikan berbagai layanan lintas instansi dalam satu lokasi.

“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi kecepatan, kenyamanan, maupun kepastian layanan, sehingga masyarakat benar-benar merasakan kemudahan yang diberikan oleh MPP,” pungkasnya.(*)