DaerahHeadline

Program Gampong SEHATI Berakhir, Dinkes Aceh Besar Dorong Perilaku Hidup Sehat Berkelanjutan

×

Program Gampong SEHATI Berakhir, Dinkes Aceh Besar Dorong Perilaku Hidup Sehat Berkelanjutan

Share this article
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar berfoto bersama perwakilan LKC Dompet Dhuafa Aceh, aparatur gampong, kader kesehatan, dan masyarakat usai kegiatan Exit Program Gampong SEHATI dan Deklarasi ODF di Gampong Atong, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Senin (31/8/2026). FOTO: (MC ACEH BESAR).

Aceh Besar – Program Gampong Sehat Sanitasi (SEHATI) di Gampong Atong, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, resmi memasuki tahap exit program setelah hampir satu tahun memberikan pendampingan kepada masyarakat.

Penutupan program tersebut ditandai dengan kegiatan Exit Program Gampong SEHATI sekaligus Deklarasi Open Defecation Free (ODF) di Gampong Atong, Senin (31/8/2026).

Kegiatan dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar, Neli Ulfiati, SKM, MPH, yang mewakili Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar Bd. Rosa Andriani, S.ST, Camat Montasik Afrizal, S.E., Kepala Puskesmas Montasik Yulidar Zakaria, SGz, perwakilan LKC Dompet Dhuafa Aceh, aparatur gampong, kader kesehatan, serta masyarakat.

Program Gampong SEHATI merupakan program pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan yang berfokus pada peningkatan sanitasi lingkungan dan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. Program yang difasilitasi LKC Dompet Dhuafa Aceh bersama Dinas Kesehatan Aceh Besar tersebut telah berlangsung sejak Oktober 2025.

Selama pelaksanaan program, berbagai kegiatan dilakukan untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan kesadaran masyarakat. Salah satu capaian utama adalah pembangunan 22 unit jamban sehat keluarga bagi warga yang sebelumnya belum memiliki fasilitas sanitasi yang layak.

Selain pembangunan sarana sanitasi, masyarakat juga mendapatkan edukasi dan pendampingan terkait pengelolaan sampah rumah tangga, termasuk pemilahan sampah organik dan anorganik. Masyarakat turut didorong menerapkan perilaku Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS).

Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Besar, Neli Ulfiati, menyampaikan apresiasi kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh, pemerintah gampong, kader kesehatan, serta masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan program hingga tahap akhir.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya dilihat dari pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat dan kemampuan gampong mempertahankan capaian setelah masa pendampingan berakhir.

“Harapannya, program tersebut dapat sustainable dan terus berlanjut. Kita juga berterima kasih kepada pihak LKC Dompet Dhuafa sebagai mitra strategis, khususnya dalam bidang kesehatan,” ujar Neli menyampaikan pesan Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar.

Ia mengatakan, sanitasi yang layak merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga kesehatan keluarga, mencegah penyebaran penyakit, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Sanitasi yang layak adalah tentang menjaga martabat masyarakat, melindungi keluarga dari penyakit seperti diare dan tifoid, serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tumbuh sehat dan meraih masa depan terbaik mereka,” katanya.

Neli menegaskan, berakhirnya masa pendampingan tidak boleh menjadi akhir dari gerakan sanitasi sehat di Gampong Atong. Sebaliknya, masyarakat diharapkan mampu menjadikan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai kebiasaan sehari-hari.

“Program boleh exit, tetapi perilaku hidup sehat jangan pernah exit dari kehidupan kita,” tegasnya.

Ia juga mengajak pemerintah gampong, kader kesehatan, tenaga kesehatan, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan sarana sanitasi yang telah dibangun serta mempertahankan budaya hidup bersih dan sehat.

“Dari Gampong Atong kita mulai perubahan. Dari sanitasi yang sehat kita bangun keluarga yang sehat. Dan dari keluarga yang sehat, kita siapkan Generasi Emas Indonesia yang kuat dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Montasik Afrizal mengapresiasi pelaksanaan Program Gampong SEHATI yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat Gampong Atong.

Ia berharap kolaborasi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dengan LKC Dompet Dhuafa Aceh dapat terus dikembangkan, tidak hanya dalam bidang sanitasi, tetapi juga melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti di sini. Program-program pemberdayaan lainnya juga dapat terus dikembangkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kecamatan Montasik,” kata Afrizal.

Kepala Puskesmas Montasik, Yulidar Zakaria, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program sanitasi dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di wilayah kerja Puskesmas Montasik.

Dengan berakhirnya pendampingan Program Gampong SEHATI, masyarakat Gampong Atong diharapkan dapat terus merawat sarana sanitasi yang telah dibangun, mempertahankan komitmen ODF, serta menjadikan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari budaya sehari-hari.

Program boleh berakhir, namun komitmen menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat diharapkan terus berlanjut. (*)