Banda Aceh — Universitas Syiah Kuala (USK) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menggelar Seminar Beasiswa LPDP 2026 di Aula FMIPA USK, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memotivasi generasi muda dan akademisi Aceh agar meraih akses pendidikan tinggi terbaik, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan LPDP yang menunjuk USK sebagai tuan rumah. Ia menegaskan bahwa hubungan kerja sama antara USK dan LPDP telah terjalin lama, terutama dalam mendukung studi lanjut dosen dan alumni serta menjadikan USK sebagai salah satu institusi tujuan belajar penerima beasiswa.
“Saat ini terdapat 18 program studi di USK yang menjadi tempat belajar bagi penerima beasiswa LPDP. Kami berkomitmen untuk terus mendukung proses akademik dan riset melalui skema kolaborasi, termasuk model co-funding yang ditujukan untuk pengembangan sains dan teknologi,” ujar Marwan.
Menurutnya, ke depan LPDP akan semakin fokus pada bidang-bidang strategis yang selaras dengan arah pembangunan nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan berkualitas yang siap menjawab tantangan global.
Senada dengan itu, Ketua BPSDM Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A., menegaskan bahwa Pemerintah Aceh kini memiliki instrumen kuat dalam mendukung pendidikan melalui Qanun Dana Abadi Pendidikan.
Ia menilai kualitas sebuah bangsa ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, bukan semata kekayaan alam.
“Kami memiliki kepentingan besar untuk belajar dari tata kelola LPDP. Kami berharap peningkatan kualifikasi SDM ini dapat membentuk kompetensi putra-putri Aceh agar mampu berkontribusi nyata bagi daerah setelah menyelesaikan studi mereka,” kata Marthunis.
Sementara itu, Direktur Beasiswa LPDP, Ir. Dwi Larso, M.SIE., Ph.D., mengapresiasi inisiatif Pemerintah Aceh yang telah mengalokasikan dana abadi pendidikan lebih dari Rp1 triliun. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan visi LPDP dalam memajukan SDM bangsa.
“LPDP selalu memilih kampus terbaik sebagai mitra, dan keberadaan belasan prodi di USK dalam daftar kami membuktikan bahwa universitas ini adalah salah satu yang terbaik. Kami berkomitmen untuk tetap tegak lurus pada misi kemajuan bangsa melalui pendidikan,” tegasnya.
Dalam seminar tersebut, Dwi Larso juga menyatakan kesiapan LPDP untuk menindaklanjuti dukungan bagi para dosen USK yang ingin melanjutkan studi melalui skema beasiswa, guna memperkuat fondasi akademik di Aceh.(*)













