Pidie Jaya – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Aceh yang berlangsung di Kabupaten Pidie Jaya resmi ditutup dengan penuh haru dan kebanggaan. Penutupan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah mempertemukan para kafilah dari seluruh kabupaten/kota se-Aceh dalam semangat syiar Al-Qur’an.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Aceh, para bupati dan wali kota, dewan hakim, LPTQ, panitia pelaksana, peserta, unsur keamanan, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap suksesnya penyelenggaraan MTQ tahun ini.
“Sebagai tuan rumah, kami sangat senang dan bahagia, namun juga merasa sedih karena malam ini kita harus berpisah. Semoga di masa mendatang Pemerintah Aceh kembali memberikan kepercayaan kepada kami untuk menyelenggarakan kegiatan besar lainnya,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan MTQ berlangsung. Menurutnya, segala hal yang masih kurang akan menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran untuk perbaikan ke depan.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik demi suksesnya setiap kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Pidie Jaya tercinta,” tambahnya.
Acara penutupan berlangsung khidmat dengan suasana penuh keakraban antar-kafilah. Bupati berharap, silaturahmi yang telah terjalin selama kegiatan ini akan terus terpelihara sebagai ikatan persaudaraan yang kuat di seluruh Aceh.
“Kepada peserta yang meraih juara, kami ucapkan selamat dan sukses. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, teruslah berlatih, karena semangat juang dan keikhlasan adalah kemenangan sejati di sisi Allah SWT,” katanya menutup sambutan.
Di akhir acara, Bupati juga mendoakan seluruh kafilah agar selamat dalam perjalanan kembali ke daerah masing-masing dan berharap MTQ Aceh ke-37 menjadi kenangan indah bagi seluruh peserta serta masyarakat Pidie Jaya.(*)












