HeadlineRagam

Alumnus Arsitektur USK Raih Beasiswa LPDP, Lanjutkan Studi Urban Design di Inggris

×

Alumnus Arsitektur USK Raih Beasiswa LPDP, Lanjutkan Studi Urban Design di Inggris

Share this article
Ikhsan Hasbi, alumnus Arsitektur USK, menempuh studi magister Urban Design and City Planning melalui beasiswa LPDP. Foto: Humas USK.

Banda Aceh – Ikhsan Hasbi, lulusan Arsitektur Universitas Syiah Kuala (USK), kembali mengharumkan nama Aceh dengan menempuh studi magister di University College London (UCL), Inggris, melalui beasiswa prestisius dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Program yang dipilih Ikhsan adalah Urban Design and City Planning, sebuah bidang yang menjadi perpanjangan dari minatnya dalam dunia perencanaan kota. Ia menilai program tersebut sebagai langkah alami dari latar belakang pendidikannya di bidang arsitektur.

“Beasiswa LPDP membuka jalan bagi saya untuk belajar di salah satu universitas terbaik dunia. Ini mimpi yang menjadi kenyataan,” ujar Ikhsan dalam wawancara dari London.

UCL sendiri kembali menduduki peringkat pertama dunia dalam bidang Arsitektur dan Lingkungan Terbangun versi QS World University Rankings 2025. Hal ini menjadikan pencapaian Ikhsan semakin istimewa.

“Awalnya saya ragu, tapi akhirnya saya beranikan diri untuk mendaftar. Alhamdulillah, diterima,” tambah pemuda asal Beureunuen, Kabupaten Pidie, itu.

Tinggal di London memberinya pengalaman langsung dalam memahami kompleksitas pengelolaan kota besar. Ikhsan mengaku sangat terkesan dengan pendekatan pembelajaran di UCL yang menekankan diskusi terbuka dan pemikiran kritis, serta keterlibatan langsung dengan masyarakat dalam proses perencanaan kota atau community-engaged planning.

“Di Indonesia, perencanaan kota masih banyak bersifat top-down. Saya ingin membawa pendekatan yang lebih partisipatif agar masyarakat punya suara dalam menentukan masa depan kotanya,” jelasnya.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Ikhsan berkomitmen untuk kembali ke tanah air, khususnya Banda Aceh, guna turut membangun kota yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan warganya.

Ia juga memberikan pesan kepada generasi muda agar tidak takut bermimpi besar.

“Jika saya, pemuda dari Beureunuen, bisa belajar di London, maka siapa pun bisa meraih mimpi mereka. Asalkan mau berusaha dan tidak menyerah,” tutupnya penuh semangat.(*)