Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh melalui BSI Maslahat megembangkan desa nilam di Lhoong, Kabupaten Aceh Besar. Selain itu, BSI juga membangun pabrik pengeringan kopi di Bener Meriah.
“Kami bekerja sama dengan Atsiri Reaserch Centet USK di Desa Lhoong, Aceh Besar,” kata CEO BSI Region Aceh, Wisnu Sunandar, Sabtu (9/3/2024).
Wisnu menuturkan, di desa ini BSI berkontribusi membangun penyulingan nilam. Dimana USK selama ini sudah berkecimpung di sana melalui ARC menstabilkan harga nilam untuk para petani terus membantu ekspor ke Eropa.
Selain di Aceh Besar, lanjut Wisnju, BSI juga berkontribusi terhadap komoditi lokal yang terkenal di Aceh, yaitu kopi. Pihaknya akan membangun pabrik pengeringan kopi beserta laboratorium-nya di Desa Gegerung, Bener Meriah.
Menurut Wisnu, kedua desa binaan ini akan diluncurkan bersamaan dengan grand launchig gedung BSI Landmark oleh Direktur Utama BSI.
“Di sana ada 150 petani kopi yang menjadi binaan BSI di Desa Kopi Bener Meriah,” ucapnya.
Ia menyampaikan, program ini dilakukan melalui BSI Maslahat dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui dinas-dinas setempat.
“Kami memfasilitasi dengan pembangunan pabrik pengeringan kopi nanti ada lab juga. Kita biaya para petaninya untuk modal kerja pemupukan, pelatihan supaya mereka cakap bisa ekspor juga,” ungkapnya.
Disamping itu, Wisnu juga menjelaskan bahwa ini BSI Aceh punya 703 mesin ATM, nantinya akan ditambah sekitar 300. Sehingga jumlahnya jadi 1000 mesin ATM yang ada di Aceh.
“Kalau ini terjadi maka jumlah ATM perbankan yang ada di Aceh itu akan lebih banyak daripada saat bank konvensional beroperasi di Aceh,” katanya.
Penambahan mesin ATM ini, kata dia, untuk mendukung kelancaran transaksi pada saat perhelatan PON. Selain itu, BSI ingin memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat Aceh dan menunjukkan bahwa sejak implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah jumlah ATM lebih banyak.
“Untuk program Ramadan nanti akan segera kami launching diskon cashback untuk nasabah yang melakukan transaksi menggunakan ATM debit dan nanti kartu pembiayaan Hasanah Card,” pungkasnya. (*)













