Banda Aceh – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Tuanku Muhammad, mengatakan bahwa penegakan syariat islam di Kota Gemilang dengan memperbanyak razia.
Hal ini dikatakan Tumad sapaan akrab Tuanku Muhammad saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satpol PP dan WH Banda Aceh paska lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah beberapa waktu lalu.
“Saya katakan bagaimana para Satpol PP dan WH ini menjadi terdepan dalam menjaga kota Banda Aceh itukan dalam bingkai syariah,” ujar Tumad, Senin (16/5/2022).
Dalam kesempatan itu, Tumad juga mengingatkan jangan sampai bingkai syariat islam di Kota Banda Aceh ini rusak dan tercemar. Sebab hal inu bakal membangun opini negatif di masyarakat.
Dia mencontohkan, ketika terjadi kasus di Banda Aceh itu konsumsi publiknya bukan hanya orang Banda Aceh saja tapi juga masyarakat dari luar Banda Aceh.
“Bahkan kita selalu menjadi trending nasional ketika kita ada hal-hal aneh yang ditemukan di Kota Banda Aceh,” ucapnya.
Lebih lanjut, Tumad menyarankan Satpol PP dan WH jika melaksanakan giat lapangan agar mengedepankan tindakan-tindakan yang humanis terhadap para pelanggar. Baik itu pelanggar syariat islam maupun yang lainnya.
“Saya juga mengingatkan agar Satpol PP dan WH Banda Aceh memperbanyak razia-razia, kalau WH penegakan syariat islam, dan kalau Satpol PP mengingatkan masyarakat tak berjualan di tengah trotoar,” pungkasnya. (Parlementaria)













