DaerahHeadline

Kebakaran Rumah di Cot Preh, Diduga Korsleting Listrik

×

Kebakaran Rumah di Cot Preh, Diduga Korsleting Listrik

Share this article
Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Aceh Besar melakukan proses pendinginan di dalam rumah yang terbakar di Gampong Cot Preh, Kecamatan Kuta Baro, Jumat (24/4/2026). Foto: (BPBD Aceh Besar).

ACEH BESAR – Sebuah rumah milik warga di Gampong Cot Preh, Dusun Jerat Raya, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, mengalami kebakaran pada Jumat (24/4/2026) siang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Informasi yang dihimpun dari BPBD Aceh Besar menyebutkan, kejadian dilaporkan sekitar pukul 14.19 WIB oleh warga yang datang langsung ke Pos Pemadam Kebakaran Kuta Baro (Pos Kuba).

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran dari Pos Kuba segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan serta berkoordinasi dengan pos terdekat guna mengantisipasi kemungkinan bantuan tambahan.

Setibanya di lokasi, api diketahui sudah mulai padam berkat kesigapan warga yang melakukan pemadaman secara manual. Kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian dinding kamar, dapur, serta plafon rumah.

Rumah yang terbakar diketahui milik Husen Yakop (55), dengan jumlah penghuni dua kepala keluarga atau enam jiwa. Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah tidak berada di tempat.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari arus listrik, kemungkinan dari perangkat televisi yang mengalami gangguan.

“Untuk penyebab kebakaran diduga dari arus listrik. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah,” ujarnya.

Dalam upaya penanganan, petugas Damkar BPBD Aceh Besar Pos Kuba mengerahkan satu unit armada pemadam dengan dukungan tiga personel. Petugas langsung melakukan pemadaman lanjutan dan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.

Proses pemadaman dan pendinginan berhasil diselesaikan sekitar pukul 15.00 WIB, dengan bantuan dari masyarakat setempat.

“Kami juga mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik serta tidak meninggalkan perangkat elektronik dalam kondisi menyala tanpa pengawasan guna mencegah kejadian serupa,” Pungkasnya.(*)