BeritaHeadline

Kecelakaan di Banda Aceh Meningkat, 460 Korban Tercatat hingga Agustus 2026

×

Kecelakaan di Banda Aceh Meningkat, 460 Korban Tercatat hingga Agustus 2026

Share this article
Kasatlantas Polresta Banda Aceh Kompol Mawardi. Foto: (Humas Polresta Banda Aceh).

BANDA ACEH — Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Banda Aceh menunjukkan tren mengkhawatirkan. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, sedikitnya 460 orang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, terdiri dari 31 orang meninggal dunia dan 429 orang mengalami luka ringan.

Data tersebut disampaikan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banda Aceh sebagai bagian dari evaluasi terhadap kondisi keselamatan lalu lintas di wilayah ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasatlantas Polresta Banda Aceh Kompol Mawardi mengatakan, angka kecelakaan lalu lintas pada 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, sepanjang 2025 Satlantas Polresta Banda Aceh mencatat 226 kasus kecelakaan lalu lintas hingga Desember.

Sementara hingga Agustus 2026, jumlah korban telah mencapai 460 orang, dengan 31 korban meninggal dunia dan 429 lainnya mengalami luka ringan.

Kompol Mawardi mengatakan, meningkatnya kecelakaan lalu lintas dipengaruhi sejumlah faktor. Di antaranya pertumbuhan jumlah penduduk, meningkatnya mobilitas masyarakat, serta tingkat kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan yang masih perlu ditingkatkan.

“Peningkatan jumlah kecelakaan ini menjadi perhatian kami. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga kesadaran dan kepatuhan setiap pengendara sangat diperlukan,” ujar Mawardi, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pengguna jalan.

Karena itu, Satlantas Polresta Banda Aceh terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara dan mematuhi seluruh aturan lalu lintas.

Pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat diminta menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga kecepatan, memperhatikan kondisi jalan, serta menghindari perilaku berkendara yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan, terutama saat kondisi jalan padat dan ketika melakukan perjalanan dalam kondisi yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Mawardi berharap masyarakat semakin disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan.

“Jangan sampai keselamatan dikorbankan karena kelalaian. Mari bersama-sama meningkatkan disiplin dan kepatuhan berlalu lintas untuk menekan angka kecelakaan,” pungkasnya. (*)