DaerahHeadline

Damkar BPBD Aceh Besar Evakuasi Ular Piton 3 Meter di Jantho Makmur

×

Damkar BPBD Aceh Besar Evakuasi Ular Piton 3 Meter di Jantho Makmur

Share this article
Petugas Damkar BPBD Aceh Besar mengevakuasi ular piton sepanjang sekitar tiga meter yang terjerat jaring di kebun warga Gampong Jantho Makmur, Kecamatan Kota Jantho, Aceh Besar, Minggu (1/3/2026). Foto: (BPBD Aceh Besar).

Aceh Besar — Tim Damkar Pos Jantho Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Besar (BPBD) Aceh Besar mengevakuasi seekor ular piton sepanjang sekitar tiga meter yang terjerat jaring di kebun warga Gampong Jantho Makmur, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (1/3/2026) sore.

Informasi kejadian diterima Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar sekitar pukul 18.15 WIB dari Irwansyah, selaku Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Aceh Besar. Laporan tersebut menyebutkan adanya ular yang tersangkut jaring di bawah pohon di halaman kebun warga.

Menindaklanjuti laporan itu, dua personel Damkar Pos Jantho langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan evakuasi. Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan pemilik kebun untuk memastikan posisi dan kondisi ular.

Setelah melakukan pengamatan dan memastikan situasi aman, petugas mengevakuasi ular piton tersebut dari jeratan jaring. Sekitar pukul 18.40 WIB, ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, menyampaikan bahwa respons cepat petugas merupakan bagian dari komitmen BPBD dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk penanganan gangguan satwa liar di permukiman.

“Alhamdulillah evakuasi berjalan lancar dan tidak ada korban. Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan segera melaporkan jika menemukan satwa liar di sekitar rumah atau kebun,” ujarnya.

Selanjutnya, ular tersebut dilepaskan kembali ke habitatnya yang jauh dari permukiman warga guna mencegah potensi gangguan serupa.

BPBD Aceh Besar mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan dekat kebun dan hutan. Jika menemukan kondisi serupa, warga diminta segera menghubungi petugas agar dapat ditangani secara aman dan profesional. (*)