HeadlinePemerintah

Gubernur Aceh: Perbaikan Infrastruktur Pascabanjir Aceh Dilakukan Bertahap

×

Gubernur Aceh: Perbaikan Infrastruktur Pascabanjir Aceh Dilakukan Bertahap

Share this article
Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Foto: (Humas Aceh).

Banda Aceh — Sejumlah akses jalan lintas gampong serta kawasan permukiman warga yang terdampak bencana banjir di berbagai wilayah Aceh hingga kini masih dalam tahap penanganan. Kerusakan tidak hanya terjadi pada rumah warga, tetapi juga pada jalan penghubung antar kampung serta fasilitas lingkungan yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem mengatakan, meski sebagian jalan yang rusak bukan merupakan jalan nasional, keberadaannya sangat vital bagi mobilitas dan kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Kerusakan tidak hanya pada rumah warga, tetapi juga jalan lintas gampong. Walaupun bukan jalan nasional, fungsinya sangat penting bagi masyarakat. Saat ini penanganan terus dilakukan secara bertahap,” ujar Mualem, Senin (29/12/2025).

Ia menyebutkan, hingga saat ini masih terdapat beberapa titik jalan yang sulit dilalui, termasuk di kawasan Sawang. Namun demikian, proses perbaikan terus berjalan dan akan menyusul ke seluruh wilayah terdampak sesuai dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan di lapangan.
“Semua akan menyusul. Bukan tidak ada penanganan, tetapi dilakukan bertahap. Barang-barang yang tersedia langsung kami distribusikan ke lokasi yang paling membutuhkan,” katanya.

Terkait kondisi para pengungsi, Mualem memastikan kebutuhan logistik masih dalam keadaan aman dan mencukupi. Ketersediaan bahan makanan serta kebutuhan dasar, termasuk untuk mendukung ibadah puasa, masih terjamin.
“Alhamdulillah, kebutuhan pengungsi saat ini masih mencukupi,” ujarnya.

Sebagai langkah penanganan sementara, pemerintah pusat telah mulai mendistribusikan tenda-tenda keluarga yang difungsikan sebagai hunian sementara bagi warga terdampak banjir. Selain itu, pembangunan perumahan sementara juga tengah dipersiapkan, terutama di wilayah dengan dampak kerusakan berat seperti kawasan Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur.

Meski belum seluruhnya dapat digunakan dalam waktu dekat, Pemerintah Aceh memastikan pembangunan hunian sementara serta tahap awal pemulihan akan mulai terealisasi pada tahun depan. Sejumlah progres awal ditargetkan sudah mulai terlihat dalam waktu dekat.
“Masyarakat kami minta bersabar. Insya Allah penanganan akan terus berlanjut dan dilakukan secara bertahap hingga seluruh wilayah terdampak tertangani,” tutup Mualem.(*)