Banda Aceh – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) bersama Dinas Sosial Kota Subulussalam mendirikan empat dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan warga yang terdampak banjir di sejumlah kecamatan.
Juru Bicara Satgas Penanganan Bencana Aceh, Murthalamuddin, mengatakan bahwa seluruh dapur umum tersebut mulai beroperasi sejak Sabtu (29/11/2025) dan terus memasok makanan siap saji bagi warga yang mengungsi maupun yang masih bertahan di rumah masing-masing.
“Empat dapur umum sudah aktif sejak kemarin. Penempatannya diprioritaskan di wilayah yang memiliki dampak paling berat serta jumlah pengungsi yang besar,” ujar Murthalamuddin dalam keterangan resmi.
Dapur umum tersebut dibangun di empat titik strategis, yaitu:
1. Kecamatan Sultan Daulat:
Desa Suka Maju
Desa Jabi-Jabi
Kedua desa ini dipilih karena mampu menjangkau permukiman sekitar yang masih terendam banjir.
2. Kecamatan Rundeng:
Desa Suak Jampak
Lokasi ini sempat terisolir dan hingga kini sebagian wilayahnya masih tergenang air.
3. Kecamatan Longkib:
Desa Darul Aman
Dapur umum didirikan untuk mempermudah distribusi makanan ke warga yang terdampak dan pengungsi yang tersebar.
Murthalamuddin menambahkan bahwa relawan dari Kemensos RI, Tagana, TNI, dan masyarakat sekitar juga ikut bergotong-royong dalam proses memasak dan menyalurkan makanan kepada keluarga terdampak.
“Satgas memastikan suplai logistik untuk dapur umum aman dan dapat terus berlangsung selama masa tanggap darurat,” ujarnya.[*]













