HeadlinePemerintah

Evakuasi Dipacu, Distribusi Logistik Dipercepat di Seluruh Wilayah Terdampak Banjir Aceh

×

Evakuasi Dipacu, Distribusi Logistik Dipercepat di Seluruh Wilayah Terdampak Banjir Aceh

Share this article
Sekda Aceh M. Nasir, S.IP., MPA memimpin koordinasi percepatan evakuasi dan distribusi logistik untuk wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh. Minggu (30/11/2025). (Foto: Humas Pemerintah Aceh).

Banda Aceh  – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa percepatan evakuasi dan pendistribusian logistik menjadi fokus utama dalam penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda hampir seluruh wilayah Aceh. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, menyampaikan bahwa proses evakuasi warga terdampak terus dipercepat seiring membaiknya akses dan bertambahnya kekuatan personel di lapangan.

Menurut Sekda, seluruh warga terdampak banjir di Kabupaten Pidie telah berhasil dievakuasi. Sementara itu, di Kabupaten Pidie Jaya, sekitar 95 persen warga sudah terevakuasi, dan proses penjangkauan titik-titik kecil yang masih terisolasi terus dilakukan oleh tim gabungan.

“Evakuasi menjadi prioritas utama kami. Di Pidie seluruhnya sudah dievakuasi, dan di Pidie Jaya tinggal beberapa titik yang sedang diupayakan,” ujar Nasir di Banda Aceh, Minggu (30/11/2025).

Basarnas, TNI-Polri, dan Relawan Dikerahkan ke Aceh Utara

Di Aceh Utara, wilayah yang terdampak paling luas, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan dari berbagai elemen masyarakat terus melakukan upaya pembukaan jalur serta evakuasi warga yang terjebak.

“Kami sudah kerahkan tim tambahan ke Aceh Utara untuk mempercepat penanganan, khususnya di lokasi yang masih sulit diakses,” jelas Nasir.

Penyaluran Bantuan Ditingkatkan di Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang

Sementara itu, operasi evakuasi dan penyaluran bantuan di Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang dilakukan secara paralel. Distribusi logistik diprioritaskan ke titik pengungsian dan desa-desa yang masih membutuhkan suplai kebutuhan dasar.

Daerah Terisolasi: Bener Meriah dan Aceh Tengah Dipasok Lewat Udara

Untuk wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah yang hingga kini masih terisolasi akibat longsor, Pemerintah Aceh fokus pada pendistribusian logistik melalui jalur udara menggunakan helikopter.

“Tim Basarnas akan menyertai setiap penerbangan pengangkut logistik. Harapannya dalam dua hari semua titik yang terisolasi dapat dijangkau,” tegas Nasir.

Ia optimistis bahwa jika Bener Meriah berhasil dibuka, maka akses menuju Aceh Tengah akan terbantu dan proses distribusi logistik dapat dilakukan lebih cepat dan merata.

Langkah terkoordinasi lintas lembaga ini diharapkan mampu mempercepat penanganan darurat, memastikan kebutuhan warga terpenuhi, dan mengurangi risiko bagi masyarakat di wilayah-wilayah yang masih dalam kondisi kritis.[*]