HeadlineRagam

Ketua ABA Ajak Buruh dan Elemen Masyarakat Aceh Jaga Kondusivitas Daerah

×

Ketua ABA Ajak Buruh dan Elemen Masyarakat Aceh Jaga Kondusivitas Daerah

Share this article
Ketua Aliansi Buruh Aceh (ABA) sekaligus Ketua DPW ASPEK Indonesia Provinsi Aceh, Saiful Mar. Foto: (Humas Polda Aceh)

Banda Aceh – Ketua Aliansi Buruh Aceh (ABA) yang juga Ketua DPW Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK) Provinsi Aceh, Saiful Mar, mengajak kaum buruh dan seluruh elemen masyarakat Aceh untuk bersatu menjaga ketertiban, keamanan, dan kedamaian daerah serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif yang berpotensi menimbulkan perpecahan sosial.
Ajakan tersebut disampaikan Saiful Mar sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Polda Aceh dan pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Provinsi Aceh.

Saiful Mar menekankan pentingnya menciptakan suasana yang kondusif sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan para pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari serikat pekerja, pelaku usaha, mahasiswa, hingga masyarakat umum, untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.
“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga Aceh tetap aman dan harmonis. Mari kita bersikap bijak, menghormati hukum, serta mengedepankan dialog dan kerja sama. Jangan mudah terpengaruh oleh ajakan-ajakan yang dapat mencederai keamanan yang selama ini telah terjaga dengan baik di Aceh,” ujar Saiful Mar, Jumat (7/11/2025).

Ia menambahkan bahwa kaum buruh dan masyarakat luas harus berperan aktif menjadi bagian dari solusi dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan. Menurutnya, sikap tenang dan berpikir positif dalam menyikapi berbagai isu publik sangat penting untuk mencegah potensi konflik di tengah masyarakat.

Saiful Mar juga menyoroti pentingnya membangun budaya partisipasi yang sehat dan konstruktif, di mana masyarakat diharapkan turut membantu aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan kedamaian lingkungan.
“Saya mengajak kita semua berperan menjaga keamanan bukan karena keterpaksaan, tetapi sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial. Dengan kebersamaan, berbagai aktivitas masyarakat dapat berlangsung tertib dan damai,” tambahnya.

Lebih lanjut, Saiful Mar mendorong seluruh komunitas, termasuk buruh, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan, untuk menjadi agen perubahan yang menebarkan nilai toleransi, saling menghormati, serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan.

Menurutnya, semangat kolektif tersebut sangat dibutuhkan untuk memperkuat stabilitas sosial dan menjaga kedamaian Aceh pascakonflik, sehingga pembangunan dapat terus berjalan tanpa gangguan.
“Aceh yang aman dan damai adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita wujudkan melalui langkah-langkah yang bijak, kreatif, dan positif dalam menyikapi berbagai dinamika secara tenang dan damai,” tegas Saiful Mar.(*)