Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) resmi memulai pembangunan gedung Skill Lab atau laboratorium keterampilan dasar bagi Fakultas Kedokteran (FK). Proses pembangunan ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan dan Dekan FK USK Dr. dr. Safrizal Rahman di kompleks Fakultas Kedokteran, Selasa (15/7/2025).
Gedung ini dirancang untuk memperkuat proses pendidikan keterampilan klinis dasar bagi mahasiswa kedokteran, yang menjadi fondasi penting dalam mencetak dokter profesional dan kompeten.
Dekan FK USK, dr. Safrizal Rahman, mengungkapkan bahwa gagasan pembangunan Skill Lab telah dirintis sejak masa kepemimpinan dekan sebelumnya, namun baru dapat direalisasikan tahun ini karena berbagai kendala teknis dan administratif.
“Gedung ini akan sangat vital, tidak hanya dari segi infrastruktur, tetapi juga dalam membangun kepercayaan diri institusi kita di antara fakultas kedokteran lainnya di Indonesia. Selama ini, keterbatasan fasilitas membuat kita belum bisa menjadi tuan rumah sejumlah agenda nasional,” jelas Safrizal.
Ia menambahkan, kehadiran gedung Skill Lab ini diharapkan membuka peluang bagi FK USK menjadi penyelenggara berbagai kegiatan penting, termasuk ujian kompetensi pendidikan spesialis dan subspesialis. Hal ini, kata dia, akan berdampak langsung pada efisiensi biaya dan peningkatan reputasi institusi.
“Insya Allah setelah gedung ini selesai, FK USK akan mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan strategis di tingkat nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor USK Prof. Marwan menegaskan bahwa universitas berkomitmen penuh untuk mendukung penyelesaian pembangunan ini. Menurutnya, Skill Lab merupakan salah satu fasilitas fundamental dalam pembelajaran pendidikan kedokteran modern.
“Kualitas lulusan dokter sangat ditentukan oleh fasilitas pembelajaran yang memadai. Karena itu, gedung Skill Lab ini menjadi investasi penting bagi masa depan FK USK,” ujar Rektor.
Selain pembangunan Skill Lab, USK juga tengah mempersiapkan pembangunan Rumah Sakit Pendidikan yang saat ini telah memasuki tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) serta pembahasan pendanaan melalui skema Pinjaman atau Hibah Luar Negeri (PHLN) bersama Bappenas.
Rektor menyebut, pembangunan infrastruktur ini menjadi bagian dari komitmen USK dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan).
“Langkah strategis ini mencerminkan keseriusan USK dalam menjawab tantangan masa depan dan membangun sistem pendidikan kedokteran yang kuat, mandiri, serta kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Prof. Marwan.
Turut hadir dalam acara peletakan batu pertama tersebut Sekretaris Majelis Wali Amanat, Sekretaris Senat Akademik Universitas, para Wakil Rektor, sejumlah dekan dan wakil dekan, kontraktor pelaksana, serta undangan lainnya.(*)













