Banda Aceh – Dalam rangka mendukung kelancaran pemudik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, PT Hutama Karya siagakan 280 petugas di seluruh seksi ruas Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh).
Jumlah tersebut terdiri dari layanan transaksi, layanan lalu lintas, layanan paramedis, layanan pos jalan tol, dan juga layanan Polisi Jalan Raya (PJR) serta menyiagakan 39 unit kendaraan patroli.
“39 unit itu terdiri dari ada kendaraan derek, kendaraan rescue, kendaraan ambulan, kendaraan patroli jalan raya, dan kendaraan layanan lintas,” kata Branch Manager jalan tol Sibanceh, Totok Masyadi saat dikonfirmasi, Rabu (26/3/2025).
Selain itu, pihaknya juga menyediakan dua rest area baru di jalur fungsional 37A dan 37B mulai 20 Maret hingga 10 April 2025 yang akan beroperasi selama 24 jam. Di sana juga sejumlah fasilitas seperti Masjid, toilet, gerai UMKM berupa kedai kopi, dan SPBU Modular yang tersedia BBM jenis Pertamax dan Dexlide.
Untuk menjamin keselamatan pengendara, Hutama Karya juga menyediakan dua posko kesehatan di titik rest area 37A dengan layanan paramedis yang lengkap.
“Begitu juga di area jalur fungsional Padang Tiji yang berkolaborasi dengan Polres Pidie dan TNI setempat untuk pengamanan intensif,” jelasnya.
Empat hari jelang Lebaran, Totok memastikan adanya peningkatan trafik kendaraan sebesar 23 persen jika dibandingkan dengan volume lintasan harian. Mereka mencatat kendaraan yang melintasi di semua gerbang ruas Tol mencapai 4.073 kendaraan dari normalnya 3.304 kendaraan.
“20 Maret sudah mulai ada peningkatan. Hingga hari ini peningkatan cukup tinggi rata-rata 23 persen. Jadi perkiraan puncak kita di 29 Maret nanti,” tuturnya.
Di sisi lain, ia menjelaskan bahwa ruas tol fungsional seksi 1 (Seulimum-Padang Tiji) telah dibuka sejak 24 Maret hingga 10 April 2025 mulai pukul 08.00-17.00 WIB khusus kendaraan golongan 1.
Pembatasan jam akses tersebut lantaran belum optimal beberapa perlengkapan jalan, seperti lampu jalan yang belum memadai sertai terkendala pembebasan lahan masyarakat.
“Dan ini juga berdasarkan koordinasi bersama antara Ditlantas, Dishub untuk keselamatan pemudik. Setelah arus balik nanti ruas ini kembali ditutup dan akan dilanjut proses pengerjaan,” terangnya. (*)













