Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Safriati memberikan bimbingan kepada ratusan siswa SMAN Negeri 1 Banda Aceh terkait bahayanya kenakalan remaja, Rabu, (22/1/2025).
Dalam bimbingan tersebut, dirinya mengatakan bahwa saat ini tindakan kriminal seperti bullying, narkoba, seks bebas, LGBT, pornografi, dan kekerasan kian meningkat di kalangan remaja Aceh.
“Kenakalan remaja semakin parah, percayalah saat ini kita tidak dalam keadaan baik-baik saja, anak perempuan tidak dalam keadaan aman-aman saja,” kata Safriati.
Safriati menyampaikan, berdasarkan amatannya pada sejumlah lapas yang pernah ia kunjungi di Aceh, hampir rata-rata napi laki-laki usia muda terjerat kasus kekerasan seksual, seks bebas, dan narkoba. Begitupun dengan lapas khusus perempuan, mereka banyak terjerat kasus narkoba akibat dimanfaatkan orang untuk menjadi kurir.
“Tidak ada manfaat sama sekali dari perbuatan kriminal ini, selain harus masuk dalam penjara, perbuatan ini juga membawa dampak buruk bagi kesehatan,” tegasnya.
Ia menyebutkan tindakan seks bebas, LGBT dan penyalahgunaan narkoba bisa menimbulkan berbagai penyakit seperti HIV/AIDS, kerusakan saraf hingga kerusakan sejumlah organ tubuh. Begitupun dengan bullying, juga membawa dampak buruk bagi korban mulai dari sakit mental, cacat fisik, bahkan bisa bunuh diri.
“Berperilaku lah dengan baik, karena kita gak tahu ke depan orang yang kita bully hari ini ke depan bisa saja bakal jadi pimpinan kita,” kata Safriati.
Guna menghindari tindakan kriminal di usia remaja, Safriati menyarankan siswa SMA 1 untuk menyibukkan diri dengan kegiatan positif, dengan memperbanyak olah raga dan mempelajari berbagai keterampilan di bidang seni dan kebudayaan.
“Di luar kewajiban belajar akademik asah lah kemampuan dan bakat kalian dengan berbagai keterampilan yang bisa mendukung kesuksesan di masa depan,” pungkas Safriati.













