BANDA ACEH – Ketua Umum Laskar Panglima Nanggroe, Sulaiman Manaf, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Indonesia.
Menurut Sulaiman, korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan nasional serta mengurangi hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik yang berkualitas.
“Kami mendukung sepenuhnya langkah Polri, khususnya Kortas Tipikor, dalam mengusut setiap dugaan tindak pidana korupsi maupun TPPU secara profesional, objektif, transparan, dan tanpa pandang bulu. Penegakan hukum harus dilakukan berdasarkan fakta dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Sulaiman kepada wartawan, Senin (13/7).
Ia menegaskan, keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh komponen bangsa. Menurutnya, masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun budaya antikorupsi dengan menolak segala bentuk penyalahgunaan wewenang, gratifikasi, maupun praktik-praktik yang merugikan kepentingan negara.
Sulaiman juga mengingatkan agar setiap proses penegakan hukum diberikan ruang untuk berjalan secara independen tanpa intervensi maupun tekanan opini yang berpotensi mengganggu objektivitas aparat penegak hukum.
“Kepercayaan masyarakat akan semakin meningkat apabila aparat bekerja secara profesional, transparan, dan berintegritas. Karena itu, semua pihak harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak menggiring opini yang dapat memengaruhi independensi penegakan hukum,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap Polri terus memperkuat komitmennya dalam mengungkap dan menuntaskan berbagai kasus korupsi serta TPPU hingga tuntas. Menurutnya, penegakan hukum yang konsisten merupakan fondasi penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, meningkatkan kepercayaan publik, serta menciptakan iklim pembangunan yang sehat demi kesejahteraan masyarakat.
“Laskar Panglima Nanggroe siap mendukung setiap langkah penegakan hukum yang dilakukan secara profesional, adil, dan sesuai dengan prinsip negara hukum,” pungkasnya. (*)












