Aceh Barat – Klub Persatuan Bulutangkis (PB) PUPR Plus Aceh Barat terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi penerus bulutangkis Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk memastikan dunia olahraga, khususnya cabang bulutangkis, tetap bergairah dalam mencetak prestasi di masa depan.
Ketua PB PUPR Plus Aceh Barat, Dr. Kurdi, menegaskan bahwa prestasi yang telah diraih oleh sejumlah atlet usia dini binaan klub ini di berbagai turnamen, baik di tingkat provinsi maupun nasional, merupakan bukti dari keberhasilan program pembinaan mereka. “Memiliki atlet-atlet yang berprestasi adalah suatu berkah bagi klub PB PUPR Plus Aceh Barat. Prestasi ini akan terus berlanjut karena telah berhasil diraih oleh sejumlah atlet usia dini binaan kami di berbagai event turnamen,” ujar Kurdi pada Selasa (13/8/2024).
Kurdi menjelaskan bahwa beberapa atlet bulutangkis usia dini dari PB PUPR Plus Aceh Barat telah mengukir prestasi gemilang di ajang kompetisi bergengsi. Beberapa di antaranya adalah Siti Aisyah Azzahra, Daffa Alfaras Sinambela, dan Yufi Kesuma Atmaja. Mereka merupakan bagian dari atlet yang terus dibina dengan harapan menjadi pelanjut estafet generasi bulutangkis Indonesia masa depan.
“Alhamdulillah, kami memiliki sejumlah atlet bulutangkis usia dini yang sering menjuarai berbagai turnamen bergengsi yang mereka ikuti. Siti Aisyah Azzahra, misalnya, sering menjuarai turnamen seperti di Kejurprov PBSI Aceh, dan terakhir berhasil menjuarai turnamen PBSI Aceh Barat Se-Aceh,” tambahnya.
Selain Siti Aisyah Azzahra, atlet usia dini lainnya seperti Daffa Alfaras Sinambela juga menunjukkan prestasi luar biasa dengan menjuarai cabang olahraga bulutangkis O2SN SD tingkat Provinsi Aceh. Yufi Kesuma Atmaja juga menjadi perhatian khusus dari klub, bersama dengan atlet bulutangkis lainnya, mereka merupakan atlet masa depan yang diandalkan Aceh dan Indonesia.
Kurdi optimis bahwa dengan pembinaan yang terarah di bawah bimbingan pelatih profesional dari PB PUPR Plus Aceh Barat, para atlet ini akan diperhitungkan sebagai atlet bulutangkis masa depan. “Mereka telah terbukti mampu menjuarai berbagai turnamen bergengsi, dan saya yakin mereka akan menjadi atlet bulutangkis yang sukses di masa depan,” tandas Kurdi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Aceh Barat.
Prestasi yang diraih oleh atlet-atlet bulutangkis usia dini ini menjadi bukti keseriusan PB PUPR Plus Aceh Barat dalam melakukan pembinaan. Kurdi menambahkan, tidak menutup kemungkinan bahwa mereka akan menjuarai turnamen tingkat nasional dan internasional nantinya.
Di akhir pernyataannya, Kurdi mengajak para orang tua yang anaknya memiliki bakat dan potensi di cabang olahraga bulutangkis untuk bergabung dengan PB PUPR Plus Aceh Barat, agar mereka bisa dibina menjadi pebulutangkis yang handal dan menjadi cikal bakal generasi penerus estafet bulutangkis masa depan Indonesia. (*)













