Beranda Daerah Kunjungi KUA Sampoiniet, Kagara Zawa Kemenag Aceh Jaya Bahas Sertifikasi Tanah Wakaf

Kunjungi KUA Sampoiniet, Kagara Zawa Kemenag Aceh Jaya Bahas Sertifikasi Tanah Wakaf

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya mendatangi KUA Sampoiniet dalam rangka monitoring mengenai sertifikasi lahan wakaf di kecamatan Sampoiniet Pada Kamis (29/02/2024). Foto: Humas/Kemenag Aceh Jaya.

Aceh Jaya – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya melalui Kepala Penyelenggara Zakat Wakaf Al-Faizin, S.Pd.I., M.M, Kamis (29/02/2024) bersama jajaran datangi KUA Sampoiniet dalam rangka monitoring mengenai sertifikasi lahan wakaf di kecamatan setempat.

Kedatangan rombongan dari Calang ke kawasan Lhok Kruet ini disambut langsung oleh kepala KUA, H. Khaidir S.Ag, penghulu Nikmal ‘Abdu, M.Ag dan penyuluh Fitri Yunita, S.HI.

Dalam pertemuan itu, Al-Faizin menyebutkan bahwa sertifikasi wakaf harus menjadi salah satu program prioritas dari kerja KUA. Hal ini sejalan dengan himbauan dari pusat melalui Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag RI agar realisasi sertifikasi wakaf semakin meningkat grafiknya dari hari ke hari.

Lebih lanjut Al-Faizin juga menekankan perlunya sinergi dari semua lembaga yang menangani tanah wakaf, agar tanah wakaf yang belum bersertifikat segera terbit sertifikatnya dan diharapkan apabila ada tanah yang akan diwakafkan, diusahakan sudah tidak ada permasalahan di ahli waris supaya proses persertifikatan bisa lancar, karena keabsahan tanah wakaf dibuktikan dengan adanya sertifikat yang di keluarkan dari kementerian ATR/BPN.

Sementara itu kepala KUA Sampoiniet, H. Khaidir menyambut baik akan inisiasi ini. Namun ia juga membeberkan sejumlah gambaran terkait persoalan nyata di masyarakat untuk dapat dicarikan titik temu atau solusi terbaik.

“Sejatinya tanah wakaf kita lumayan banyak, namun sertifikasinya masih belum maksimal. Optimalisasi sertifikasi tanah wakaf diperlukan untuk membantu menjaga dan mengamankan harta benda wakaf secara hukum. Dengan ada diskusi dan bahasan lanjutan seperti tadi, kami yang bertugas langsung di lapangan tentu akan lebih mudah dalam mengejawantahkan program ini.” kata H. Khaidir.

Bincang hangat selama kurang lebih satu jam ini berlangsung serius namun santai. Semoga silaturahim ini terus terjalin hingga banyak mendatangkan keberkahan serta manfaat untuk kemakmuran, kemajuan serta pemberdayaan umat. (*)