Beranda Headline Kakankemenag Aceh Besar Tinjau Pesantren Babul Maghfirah Pasca Kebakaran

Kakankemenag Aceh Besar Tinjau Pesantren Babul Maghfirah Pasca Kebakaran

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar Saifuddin, SE, meninjau dan menyerahkan bantuan untuk Pondok Pesantren Babul Maghfira karna mengalami musibah kebakaran pada Kamis 25 Januari 2023. Foto: Humas/Kemenag Aceh Besar.

Banda Aceh – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar Saifuddin, SE, meninjau sekaligus menyerahkan bantuan untuk Pondok Pesantren Babul Maghfirah yang mengalami musibah kebakaran pada Kamis (25/01/2024).

Kedatangan Kakankemenag Aceh Besar, Jumat (26/01/2024) ke lokasi kebakaran yang terletak di Gampong Lam Alu Cut Cot Keueung Kecamatan Kuta Baro itu, didampingi Kasubbag TU Khalid Wardana, Kasi Penmad Suryadi Dan Kasi PAI Jamaludin, disambut oleh Pimpinan Pesantren Babul Maghfirah Ustadz Masrul Aidi.

Pada kesempatan itu Saifuddin menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah kebakaran yang dialami keluarga besar pesantren Babul Maghfirah, apalagi menurutnya selain menghanguskan 11 ruangan, juga terdapat korban luka-luka dari pihak guru dan satu orang santri. Oleh karenanya Ia berharap kepada korban untuk bersabar menghadapi cobaan tersebut.

“Kita semua tentu merasa sedih dengan musibah ini, tapi kita harap agar semuanya bersabar karena Insyaallah pasti ada hikmah dari semua musibah,”ujarnya.

Selanjutnya Saifuddin berharap agar pesantren tersebut bisa segera beroperasi kembali sehingga para santri bisa belajar kembali seperti semula. Saifuddin juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian banyak paca musibah kebakaran.

“Tapi yang paling penting dilakukan sekarang ini adalah pemulihan trauma terhadap santri, dan kita berharap agar ada pendampingan khusus bagi santri-santri yang memang dinilai trauma dengan kejadian ini supaya mereka tidak patah semangat,” lanjutnya lagi.

Sementara itu pimpinan pesantren Babul Maghfirah Ustadz Masrul Aidi menyampaikan bahwa kebakaran pesantren yang didirikan pada tahun 1994 itu terjadi pada pukul 09.30 WIB dan baru berhasil dipadamkan pada pukul 12.00 WIB oleh pihak BPBD Kabupaten Aceh Besar dengan mengerahkan 11 unit armada damkar dan 2 unit armada damkar dari BPBD kota Banda Aceh serta 1 unit Watercenon BRIMOB Polda Aceh.

Menurutnya kebakaran menghanguskan 11 ruangan yang terdiri dari 8 ruangan asrama putri, mushalla, ruang makan Satri, ruang koperasi serta rumah pimpinan pesantren Babul Maghfirah. (*)