EkonomiHeadline

Bank Aceh Perkuat Peran Strategis, Gelar Peusijuk dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026

×

Bank Aceh Perkuat Peran Strategis, Gelar Peusijuk dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026

Share this article
Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas dan karyawan Bank Aceh berfoto bersama jamaah calon haji usai prosesi peusijuk dan pelepasan jamaah calon haji tahun 1447 H/2026 M di Kantor Bank Aceh. Foto: (Humas Bank Aceh).

BANDA ACEH — PT Bank Aceh Syariah kembali menegaskan peran strategisnya sebagai mitra utama masyarakat Aceh dalam perjalanan ibadah haji dengan menggelar seremoni peusijuk dan pelepasan 1.624 jamaah calon haji tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Pusat Bank Aceh pada 21 April 2026 dan dilaksanakan secara serentak di seluruh kantor cabang.

Momentum ini menjadi wujud nyata komitmen Bank Aceh dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya berfokus pada aspek finansial, tetapi juga menyentuh nilai spiritual dan kultural masyarakat Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekkah.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, mengatakan bahwa kehadiran Bank Aceh dalam setiap tahapan perjalanan ibadah haji merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam membangun ekosistem layanan keuangan syariah yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Bank Aceh tidak hanya memfasilitasi aspek keuangan, tetapi juga memastikan setiap jamaah memperoleh dukungan penuh sejak tahap persiapan hingga keberangkatan, dengan sentuhan nilai-nilai lokal dan spiritual yang menjadi kekuatan masyarakat Aceh,” ujar Fadhil.

Sebanyak 1.624 jamaah calon haji yang dilayani Bank Aceh terdiri dari 706 laki-laki dan 918 perempuan. Seluruhnya merupakan nasabah yang melakukan penyetoran biaya haji melalui Bank Aceh dan mendapatkan pendampingan melalui jaringan layanan yang tersebar di 25 kantor cabang, mulai dari Sabang hingga Jakarta.

Menariknya, pada musim haji tahun ini, Direktur Utama Bank Aceh juga turut menunaikan ibadah haji reguler. Hal ini dinilai mencerminkan kedekatan dan kebersamaan antara manajemen dan nasabah dalam menjalankan rukun Islam kelima.

Prosesi peusijuk yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sarat makna tersebut merupakan simbol doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan keselamatan, kesehatan, serta kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, hingga kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.

Pelaksanaan kegiatan secara serentak di seluruh wilayah kerja juga menunjukkan kesiapan dan kapasitas Bank Aceh dalam menghadirkan layanan yang terintegrasi, inklusif, dan berbasis kearifan lokal.

Ke depan, Bank Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai mitra terpercaya masyarakat Aceh, tidak hanya dalam layanan perbankan, tetapi juga dalam mendampingi setiap fase penting kehidupan, termasuk perjalanan ibadah haji.(*)