HeadlineParlementaria

DPRK Minta Pemko Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kota Banda Aceh

×

DPRK Minta Pemko Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kota Banda Aceh

Share this article
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Abdul Rafur. Foto: Humas/DPRK BNA.

Banda Aceh – Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh diminta memberikan perhatian kepada dunia Pendidikan di Kota Banda Aceh. Sehingga kualitas Pendidikan di ibukota Provinsi Aceh ini bisa meningkat.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Abdul Rafur melihat bahwa Pendidikan di Kota Banda Aceh saat ini hanya biasa-biasa saja, tidak ada perkembangan yang besar.

“Pendidikan di Banda Aceh yang kita lihat selama ini tidak ada yang menonjol sama sekali, biasa-biasa saja,” kata Abdul Rafur, Jumat (13/10/2023).

Ia menyampaikan, bahwa Banda Aceh sebagai ibukota Provinsi Aceh semestinya dalam bidang pendidikan harus lebih diutamakan dan bisa bersaing dengan daerah lain.

“Kalau di Aceh, itu mayoritasnya (pendidikan baik) tetap di Kota Banda Aceh karena kita ibu kota provinsi. Kalau untuk bersaing di luar tapi kayaknya masih berat,” jelasnya.

Rafur menuturkan, mencerdaskan anak bangsa merupakan proses dari pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah hal utama agar bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“SDM (Sumber Daya Manusia), cara berfikirnya, khualitasnya itu semua berawal dari Pendidikan,” ucap politisi Partai NasDem ini.

Ia mengatakan, di zaman serba digital ini kualitas pendidikan sangat penting diutamakan. Sebab, menurutnya, bagusnya suatu daerah dan negara itu berawal dari Pendidikan yang

Saran kita kepada pemerintah di zaman serba digital ini kualitas pendidikan diutamakan memang. Karena majunya suatu daerah, bagusnya suatu negara itu memang berawal dari pendidikannya yang bagus.

“Pendidikan itu sangat menentu, karena bersaingnya tingkat digital. Dari pihak pemerintah harus kontrol Kadis Pendidikannya,” ungkapnya.

Disisi lain, lanjut dia, penunjukan kepala sekolah juga harus orang yang memiliki kompetensi dan betul-betul punya kemampuan untuk mengelola lembaga Pendidikan.

“Terus kepala sekolahnya harus menekankan bahwa guru-gurunya juga harus yang berkualitas, supaya tidak kalah saing dengan sekolah swasta,” pungkasnya. (***)