Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh diminta menjalankan arahan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang ingin mengejar level stunting di bawah lima persen pada tahun 2024.
Anggota Komisi IV DPRK Banda Aceh, Dr Musriadi SPd MPd mengatakan, Data Survei status gizi Indonesia (SSGI) saat level stunting di Banda Aceh tahun 2021 angka 23.4 % naik signifikan menjadi tahun 2022 mencapai 25.1 %.
“Kita menilai Pj Walikota kurang serius dan responsif arahan pemerintah pusat, terbukti level sunting di Banda Aceh meningkat tajam di bandingkan dengan daerah lain. Untuk mengejar itu kita belum melihat terobosan besar yang dilakukan oleh pemko Banda Aceh,” kata anggota Komisi IV DPRK Banda Aceh Musriadi, Selasa (27/06/2023).
Politisi muda Partai Amanat Nasional berpendapat, salah satu strategi penurunan level stunting adalah revitalisasi posyandu yang tersebar di tengah masyarakat. Dia menyebut, langkah strategis yang harus dilakukan adalah penguatan posyandu balita di 90 gampong dan 9 kecamatan di Kota Banda Aceh.
“Posyandu harus di pemberdayakan dan honor kader posyandu sekarang yang masih sangat minim ditingkatkan agar mereka lebih aktif melakukan monitoring tumbuh kembang balita di setiap di setiap gampong,”Ujar Musriadi.
Menurut Musriadi, Perlengkapan posyandu di setiap gampong salah satunya antropometri juga harus distandarisasi agar hasil pemantauannya akurat. “informasi yang kami dapatkan saat ini banyak posyandu tidak optimal memilik alat alat seperti timbangan hingga alat ukur tinggi badan, ini salah kita sesalkan,”ungkapnya.
Selain itu, Musriadi juga meminta Pemko Banda Aceh agar meningkatkan kualitas Penyediaan Makanan Tambahan (PMT) untuk mendukung tumbuh kembang balita. kemudian dirinya juga mendesak Pemko Banda Aceh segera melakulan pemenuhan gizi anak-anak di Kota Banda Aceh termasuk sediakan anggaran untuk bantuan makanan bagi anak terdeteksi stunting.
“Kita minta Pj Walikota segera berkoordinasi lintas OPD dan Stakholder lainnya untuk menurunkan angka stunting dengan melakukan berbagai inovasi yang menjadi fokus Pemko Banda Aceh dalam rangka penurunan stunting. Saya rasa itu merupakan komitmen yang harus dilakukan untuk menuju Banda Aceh Zero New Stunting,” Pungkasnya. (Parlementaria)












