Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Sabri Badruddin, menyebutkan masih banyak titik-titik lokasi di Banda Aceh yang belum ramah disabilitas.
“Jadi harus terus ada perbaikan, karena ada yang sudah ramah dan ada juga yang belum ramah disabilitas,” kata Sabri Badruddin, Kamis (12/5/2022).
Sabri melihat, sejumlah lokasi di kawasan Kota Banda Aceh belum layak dikategorikan kawasan ramah penyandang disabilitas. Dimana tinggi trotoar dinilai menyulitkan para disabilitas saat berjalan.
“Termasuk misalnya ketinggiannya harus dievaluasi dan kondisi-kondisi lainnya,” ungkap Anggota Komisi III DPRK Banda Aceh ini.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini berharap, pemerintah kota (Pemko) Banda Aceh agar terus melakukan perbaikan dan evaluasi terhadap kawasan-kawasan yang kerap dilalui penyandang disabilitas.
Dia menambahkan, sebuah kota yang ramah disabilitas itu sangat penting lantaran semua manusia mempunyai hak yang sama dalam pemenuhan keadilan. Sehingga pemerintah harus hadir terkait hal ini.
“Intinya ada yang sudah ramah dan ada yang belum. Yang belum ini tentu harus kita perbaiki kedepan. Karena itukan punya lama semua,” pungkasnya. (Parlementaria)












