HeadlinePemerintah

Wakil Bupati Syukri A. Jalil Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Aceh Besar

×

Wakil Bupati Syukri A. Jalil Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Aceh Besar

Share this article
Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil menerima bendera Merah Putih yang baru diturunkan anggota Paskibraka pada upacara penurunan bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Bungong Jeumpa, Kota Jantho, Senin (17/8/2026). FOTO: (MC Aceh Besar)

ACEH BESAR — Sang Merah Putih perlahan diturunkan dari puncak tiang dalam suasana hening dan khidmat di Lapangan Bungong Jeumpa, Kota Jantho, Aceh Besar, Senin (17/8/2026) sore. Prosesi tersebut menandai berakhirnya rangkaian utama peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Aceh Besar.

Upacara penurunan bendera dipimpin langsung Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh penghormatan, diikuti unsur Forkopimda Aceh Besar, jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, ASN, organisasi masyarakat, pelajar, serta masyarakat.

Bertindak sebagai komandan upacara sekaligus Danton Pasukan Penurunan adalah Muhammad Wahyudi, S.H., M.H., Pamapta 3 SPKT Polres Aceh Besar.

Sementara itu, Komandan Peleton 17 dipercayakan kepada Ahmad Syaugie, pelajar SMA Negeri 1 Kota Jantho, kelahiran Kota Jantho, 1 September 2009. Komandan Peleton 45 dipercayakan kepada Khairul Mahfullah, pelajar MAS Ruhul Islam Anak Bangsa, kelahiran Lhok Pawoh, 4 Februari 2010.

Prosesi penurunan Sang Merah Putih turut melibatkan Pasukan 8 yang diisi putra-putri terpilih Aceh Besar. Mereka terdiri atas Khandi Rayyandi, pelajar SMAN Modal Bangsa; Ridha Ussalihin, pelajar SMAN 1 Indrapuri; dan Muhammad Kanza Zakira, pelajar SMAN 2 Unggul Ali Hasjmy.

Tugas sebagai pembawa baki dipercayakan kepada Cut Asyisyifa Asyara, pelajar SMA Negeri 1 Darul Imarah.

Ketika pasukan memasuki lapangan menuju tiang bendera, suasana seketika berubah hening. Seluruh peserta berdiri tegap dan memberikan penghormatan saat prosesi penurunan Sang Merah Putih dimulai.

Dengan gerakan terukur dan penuh disiplin, bendera Merah Putih diturunkan perlahan dari puncak tiang. Setiap tahapan berlangsung tertib, mencerminkan penghormatan terhadap simbol negara sekaligus makna kemerdekaan yang diperingati.

Setelah berhasil diturunkan dengan sempurna, Sang Merah Putih diterima oleh pembawa baki untuk kemudian disimpan kembali sesuai tata upacara.

Prosesi tersebut menjadi penutup rangkaian utama peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Aceh Besar. Para anggota Paskibraka mendapat apresiasi dari peserta dan undangan atas keberhasilan menjalankan tugas dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

Bagi para pelajar yang tergabung dalam Paskibraka, kepercayaan tersebut bukan sekadar tugas seremonial. Mereka menjadi representasi generasi muda Aceh Besar yang diberi amanah menjaga kehormatan Sang Merah Putih pada momentum peringatan kemerdekaan.

Upacara penurunan bendera juga menjadi momentum untuk kembali menghayati arti kemerdekaan. Di balik prosesi yang berlangsung singkat, terdapat pesan tentang penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan serta tanggung jawab generasi penerus dalam menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan melalui pengabdian.

Sang Merah Putih akhirnya kembali disimpan dengan penuh penghormatan. Namun, semangat kemerdekaan tidak berhenti bersama berakhirnya upacara. Semangat tersebut diharapkan terus hidup melalui kerja, persatuan, pengabdian, dan pembangunan bagi masyarakat Aceh Besar. (*)